Siklus dari infeksi anthrax dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu faktor terjadinya sporulasi dan germinasi, seperti pH, suhu lingkungan, aktivitas air dan kandungan mineral. Faktor lain yang mempengaruhi kejadian anthrax yaitu faktor yang berhubungan dengan musim, aktivitas merumput, kesehatan dari inang, populasi serangga dan aktivitas manusia. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi daya tahan hidup spora anthrax di alam. Daya tahan hidup ...
Read More »Kasus Anthrax di Indonesia
Kasus anthrax di Indonesia pertama kali dilaporkan di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 1832. Pada tahun 1969 tercatat bahwa 36 orang yang terinfeksi meninggal setelah memakan daging hewan yang terinfeksi. Empat tahun kemudia empat orang lagi meninggal setelah memakan daging hewan yang terinfeksi anthrax. Infeksi anthrax juga telah menyebar ke beberapa daerah di tanah air dan telah dilaporkan ...
Read More »Titik Kritis dari Penyebaran Virus Avian Influenza
Terdapat beberapa titik kritis yang perlu segera diperbaiki dalam upaya menekan penyebaran virus avian influenza (AI) yang meliputi peternakan, tempat penampungan unggas (TPnU), tempat pemotongan unggas (TPU) atau rumah potong unggas (RPU) atau rumah potong unggas skala kecil (RPU-SK) dan los daging/karkas unggas (pasar). Titik kritis ini dapat dilihat pada diagram alir pada Gambar 1. Upaya menekan penyebaran virus AI ...
Read More »Gejala Klinis Avian Influenza
Pada ayam, masa inkubasi virus AI yaitu beberapa jam sampai dengan 3 hari dalam satu individu dan 14 hari dalam satu flok. Hal ini tergantung pada barbagai faktor antara lain jumlah dan patogenitas virus yang menginfeksi, jenis spesies yang terinfeksi dan kemampuan deteksi gejala klinis. Gejala klinis yang bisa dikenali pada unggas penderita AI antara lain jengger dan kulit yang ...
Read More »Cara Penularan dan Patogenesa Avian Influenza
Virus avian influenza (AI) dikeluarkan oleh unggas penderita lewat cairan hidung, mata dan feses. Unggas peka akan tertular bisa secara kontak langsung dengan unggas penderita maupun secara tidak langsung melalui udara yang tercemar oleh droplet yang dikeluarkan hidung dan mata atau muntahan unggas yang terinfeksi. Feses yang mengering dan hancur menjadi serbuk yang mencemari udara yang terhirup oleh unggas juga ...
Read More »Agen Penyebab Avian Influenza dan Karakteristiknya
Avian influenza atau dikenal juga dengan flu burung merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat menyerang burung dan mamalia. Virus influenza merupakan virus RNA termasuk dalam famili Orthomyxoviridae. Asam nukleat virus ini beruntai tunggal, terdiri dari 8 segmen gen yang mengkode sekitar 11 jenis protein. Virus influenza mempunyai selubung yang terdiri dari kompleks protein dan karbohidrat. Virus ini mempunyai ...
Read More »Pencegahan Terhadap Infeksi Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus
Munculnya penyakit baru yang dinamakan dengan Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) sejak tahun 2012 telah mengakibatkan ratusan orang terinfeksi dan penyakit ini telah menjadi pusat perhatian dunia karena tingginya tingkat kematian yang disebabkan oleh MERS-CoV. Tidak hanya penduduk yang berada di Timur Tengah saja yang merasa resah akibat dari kemunculan penyakit ini tetapi juga penduduk dunia termasuk Indonesia juga ...
Read More »Sumber dan Rute Infeksi Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus
Reservoir alami sebagai sumber infeksi Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) pada manusia belum diketahui secara pasti. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kelelawar diduga dapat berperan sebagai reservoir alami dari MERS-CoV. Hal ini berdasarkan pada kesamaan sequence MERS-CoV yang tinggi terhadap virus kelelawar. Berdasarkan RNA-dependent RNA polymerase (RdRp), isolat yang berasal dari kelelawar BtCoV/8-724/Pip_pyg/ROU/2009 menunjukkan bahwa 98% identik ...
Read More »Hewan Rentan dan Patogenesis Anthrax
Anthrak dapat menyerang semua hewan berdarah panas. Sensitifitas terhadap infeksi B. anthracis sangat bervariasi diantara spesies hewan. Hewan herbivora sangat rentan terhadap infeksi B. anthracis dibandingkan dengan hewan omnivora dan karnivora. Spesies hewan yang paling rentan terhadap infeksi B. anthracis diantaranya sapi, domba, kuda, babi, kambing dan unta. Beberapa hewan liar juga rentan terhadap infeksi B. anthracis seperti kijang, banteng, ...
Read More »Etiologi Anthrax
Anthrax merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Bacillus anthracis yang termasuk ke dalam famili Bacillaceae. Penyakit ini dapat meninfeksi hewan terutama herbivora dan juga manusia. B. anthracis merupakan bakteri gram positif, berbentuk batang, aerobik, tidak motil, memiliki kapsul dan membentuk spora serta lebarnya 1 – 1.5 µm dan panjang 5 – 6 µm. Bakteri ini seperti barisan batang panjang dengan ...
Read More »
Berbagi Informasi Mengenai Ilmu Veteriner Berbagi ilmu Kedokteran Hewan