Site icon Berbagi Informasi Mengenai Ilmu Veteriner

Tips Cara Mengatasi Kerontokan Pada Rambut Kucing

Kerontokan rambut kucing akibat ringworm (http://fixnation.org); Cara mengaplikasikan obat penghilang flea/pinjal pada kucing (https://thoroughlyreviewed.com)

Kerontokan pada rambut kucing merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada kucing. Rambut kucing yang rontok selain dapat mengganggu penampilan dari kucing tersebut juga dapat membuat kita tidak nyaman, karena akan menyebabkan rambut kucing berceceran di lantai, sofa, karpet bahkan di baju kita. Rambut kucing yang rontok dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti akibat perawatan yang kurang tepat, karena kondisi kesehatan maupun akibat kucing sedang birahi. Berikut ini tips cara mengatasi kerontokan pada rambut kucing:

  1. Pastikan dulu penyebab utama dari kerontokan rambut kucing

Hal yang pertama yang harus anda lakukan untuk mengatasi kerontokan rambut kucing yaitu dengan mengetahui penyebab utama dari kerontokan tersebut. Misalnya apabila kerontokan pada rambut kucing mengarah ke suatu penyakit seperti infeksi pada kulit akibat jamur, bakteri ataupun parasit dapat anda ketahui dari gejala spesifik yang timbul atau untuk memastikannya dapat dilakukan dengan pengujian tertentu. Infeksi kulit seperti folikulitis akibat bakteri, demodekosis dan ringworm akan cenderung timbul gejala gatal pada kucing, sedangkan pada penyakit Cushing’s (Cushing’s disease) atau hiperadrenokortisme akan timbul gejala haus pada kucing. Apabila kerontokan rambut kucing mengarah ke suatu alergi maka harus dipastikan dulu alergi tersebut akibat apa. Misalnya alergi akibat makanan, sampo atau obat-obatan. Anda dapat membawa kucing anda langsung ke dokter hewan untuk dapat memastikan penyebab utama dari kerontokan rambut pada kucing.

  1. Perawatan yang tepat pada kucing

Sebaiknya rawatlah kucing secara benar, misalnya dengan rutin memandikannya dengan menggunakan sampo yang tepat dan pemberian makanan yang cocok untuk kucing. Pemberian makanan pada kucing sebaiknya sesuai dengan takaran penyajiannya serta sesuai dengan umur dan kegunaannya bagi kucing. Hati-hati dalam pemberian vitamin dan obat-obatan pada kucing. Pemberian vitamin memang diperlukan untuk kucing, tetapi pemberian vitamin dan obat-obatan dalam jumlah yang tidak tepat bisa mengaibatkan hal sebaliknya. Kelebihan vitamin dan obat-obatan akan mengakibatkan kerontokan pada rambut kucing.

Baca juga mengenai:

9 Penyebab Rambut Kucing Rontok

 

  1. Ganti makanan kucing

Segera ganti makanan kucing apabila kucing menunjukkan gejala tidak cocok atau alergi terhadap makanan tersebut. Kucing yang mengalami alergi akan menunjukkan gejala gatal-gatal pada kulit yang mengakibatkan kucing sering menjilati dirinya, sehingga dapat merusak batang rambut (terjadi kerontokan rambut). Kucing yang mengalami alergi kadang-kadang menunjukkan gejala muntah atau diare.

Anda juga dapat memberikan diet hypoallergenic pada kucing. Kucing dengan diet hypoallergenic mungkin akan memerlukan waktu hingga 8 minggu untuk membersihkan kucing dari alergen (zat yang menyebabkan alergi). Jika alergi makanan merupakan masalah utama dari kerontokan rambut kucing, maka setelah 8 minggu menjalani diet hypoallergenic kucing akan merasa lebih nyaman dan rambut kucing tidak rontok lagi serta pertumbuhannya kembali normal.

 

  1. Segera obati apabila kerontokan rambut akibat suatu penyakit

Segeralah obati kucing anda apabila kerontokan rambut disebabkan oleh suatu penyakit. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter hewan agar diberikan pengobatan secara tepat.

 

 

Baca juga mengenai:

Cara Grooming pada Kucing Jenis Berambut Panjang

Exit mobile version