Home » Info & Tips » Tips Cara Menyimpan Telur Yang Benar

Tips Cara Menyimpan Telur Yang Benar

menyimpan-telur

Sumber: http://www.fda.gov

Telur merupakan sumber protein hewani yang banyak digemari oleh masyarakat karena mengandung nilai gizi yang tinggi dengan harga yang terjangkau. Selain itu, telur juga mudah dibawa serta mudah diolah menjadi berbagai jenis menu makanan yang enak dan lezat.  Sama halnya dengan bahan makanan hewani lainnya, telur juga mempunyai sifat mudah rusak. Namun, dibandingkan dengan daging dan ikan, daya tahan telur masih lebih baik dari keduanya. Telur dapat rusak akibat menguapnya air dan zat-zat makan dalam telur yang terurai menjadi gas dan terkontaminasinya telur oleh mikroba dari luar yang masuk melalui pori-pori yang ada di bagian cangkang telur. Agar telur dapat bertahan lama, berikut ini tips cara menyimpan telur yang baik.

Baca juga mengenai: Tips Cara Memilih Telur Yang Baik

  1. Pililah telur yang utuh dan tidak rusak ataupun retak
  2. Hindari membeli telur yang tidak ada tanggal kadaluwarsanya
  3. Jangan memilih telur dengan hanya melihat besarnya saja, karena telur yang besar memiliki cangkang yang lebih tipis dibandingkan dengan telur yang berukuran kecil. Kulit telur yang tipis lebih besar peluang untuk retak dan rentan terhadap masuknya bakteri.
  4. Jangan mencuci telur dan kemudian menyimpannya, karena pada bagian cangkang telur terdapat lapisan protective bloom yang merupakan pelindung alami pada telur ayam agar telur terlindungi dari mikroba salah satunya yaitu Salmonella. Apabila telur dicuci akan merusak bagian protective bloom sehingga pori-pori pada cangkang telur menjadi terbuka, sehingga akan rentan tercemar mikroba. Menurut Zeidler (2002), merendam telur dalam air selama 1-3 menit bisa menyebabkan mikroba dapat menembus cangkang telur.
  5. Simpan telur dalam wadah tanpa dicuci terlebih dahulu dengan posisi bagian runcing dari telur pada bagian bawah dan bagian yang tumpul berada di atas. Hal ini berfungsi agar kantong udara yang terdapat di bagian yang tumpul tetap berada di atas, karena apabila di bawah isi telur akan mendesak kantong udara dan akan merusak kualitas telur.
  6. Telur jangan disimpan di tempat yang berbau keras seperti bawang, terasi, ikan asin, sabun dan minyak tanah karena bau tersebut mudah diserap oleh pori-pori yang ada di cangkang telur.
  7. Simpanlah telur pada suhu 0 – 15 0C dengan kelembaban 85 – 90 %.  Dengan cara seperti ini telur dapat disimpan sampai 6 bulan. Namun, jika anda tidak yakin dengan suhu dan kelembaban tempat anda menyimpan telur sebaiknya telur dikonsumsi kurang dari 5 minggu setelah dikeluarkan oleh ayam.
  8. Sebaiknya simpan telur pada wadah aslinya karena pada wadah tersebut ada tanggal best before (kadaluwarsa) sehingga kita mudah untuk mengetahui kapan telur tersebut masih baik untuk dikonsumsi.
  9. Apabila menyimpan telur di kulkas, sebaiknya jangan menyimpannya di sisi pintu lemari es sebab pintu kulkas sering dibuka dan ditutup sehingga sangat rentan terjadinya perubahan suhu yang akan mengakibatkan kualitas telur menjadi menurun.

Baca juga mengenai: Cara Menyimpan Bahan Makanan Hewani Yang Benar di Kulkas

 

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.
x

Check Also

Pembusukan Oleh Alcaligenes spp. pada Telur

Telur mengandung protein tinggi yang sangat baik bagi tubuh manusia. Kuning telur mengandung asam amino ...

error: Content is protected !!