Home » Patologi » Tipe Nekrosa Fibrinoid dan Gangren

Tipe Nekrosa Fibrinoid dan Gangren

Tampilan morfologi jaringan nekrosa bervariasi, hal ini tergantung pada jaringan yang terlibat, penyebab kerusakan jaringan, dan hasil aktivitas litik di dalam jaringan yang mati. Klasifikasi lesio nekrosa memungkinkan ahli patologi untuk menggambarkan lesi dengan meminimalkan rincian yang berulang, tetapi lebih dari satu jenis nekrosa dapat dilihat pada suatu organ atau jaringan. Berikut ini akan dijelaskan tipe nekrosa fibrinoid dan gangren yang dapat menggambarkan kompleksitas dari apa yang terjadi pada sel dan jaringan yang terlibat.

 

1. Nekrosa fibrinoid

Nekrosa fibrinoid merupakan nekrosa yang terjadi pada penyakit autoimmun. Nekrosa fibrinoid harus dibedakan dengan fibrous atau fibrinosa. Fibrous dikaitkan dengan disposisi kolagen (produk dari fibroblast), sedangkan fibrinosa berkaitan dengan disposisi fibrin (produk dari bekuan darah). Nekrosa fibrinoid ditandai dengan disposisi imunoglobulin dan bahan nekrosa pada dinding pembuluh darah yang secara mikroskopis tampak sebagai endapan homogen berwarna eosinofilik.

Baca juga mengenai: Tipe Nekrosa Lemak dan Perubahan Histopatologinya

2. Gangren

Gangren disebut juga dengan nekrosa koagulatif, biasanya terjadi karena berkurangnya suplai darah dan disertai dengan pertumbuhan bakteri saprofit berlebihan. Gangren terjadi di jaringan nekrotik yang terpapar bakteri hidup. Keadaan ini sering terjadi pada ekstremitas atau segmen usus yang menjadi nekrotik. Terdapat dua tipe gangren yaitu gangren basah dan gangren kering. Gangren basah biasanya terjadi jika bakteri sekundernya adalah bakteri pembentuk nanah, sedangkan gangren kering bakteri sekundernya adalah bukan bakteri penghasil nanah. Pada gangren basah biasanya lesi bersifat basah dan berdarah, vaskulisasi di sekitar jaringan masih baik, biasanya bakteri saprofit dan clostridia mengkontaminasi daerah yang nekrosa. Pada gangren kering lesi terlihat kering dan kasar (Gambar 1).

Sumber: McGavin dan Zachary 2007

Gambar 1 Gangren atau nekrosa koagulatif. (A) gangren basah pada ambing domba; (B) Gangren kering pada kuku sapi

Baca juga mengenai: 6 Tipe Nekrosa yang Harus Kita Ketahui

 

 

Sumber:

McGavin MD, Zachary JF. 2007. Pathologic Basis of Veterinary Disease. Edisi ke-4. USA: Mosby Elsevier.

Price SA, Wilson L M. 2006. Patofisiologi. Edisi VI. Volume I. Jakarta: EGC.

Shapiro LS. 2010. Pathology and Parasitology for Veterinary Tecnicians. Edisi ke-2. USA: Delmar.

 

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.

x

Check Also

Tipe Nekrosa Koagulasi

Tampilan morfologi jaringan nekrosa bervariasi, hal ini tergantung pada jaringan yang terlibat, penyebab kerusakan jaringan, ...

error: Content is protected !!