Home » Tag Archives: histopatologi

Tag Archives: histopatologi

Tipe Nekrosa Fibrinoid dan Gangren

Tampilan morfologi jaringan nekrosa bervariasi, hal ini tergantung pada jaringan yang terlibat, penyebab kerusakan jaringan, dan hasil aktivitas litik di dalam jaringan yang mati. Klasifikasi lesio nekrosa memungkinkan ahli patologi untuk menggambarkan lesi dengan meminimalkan rincian yang berulang, tetapi lebih dari satu jenis nekrosa dapat dilihat pada suatu organ atau jaringan. Berikut ini akan dijelaskan tipe nekrosa fibrinoid dan gangren ...

Read More »

Tipe Nekrosa Lemak dan Perubahan Histopatologinya

Nekrosa lemak terjadi akibat trauma atau reaksi enzimatis pada jaringan lemak. Terdapat tiga jenis nekrosa lemak yaitu: nekrosa lemak enzimatik, nekrosa lemak traumatis, dan nekrosa lemak perut pada sapi. Nekrosa lemak enzimatik disebut juga nekrosa lemak pankreas, ditandai dengan kehancuran lemak di rongga perut dan biasanya berdekatan dengan pankreas oleh adanya aktivasi lipase pankreas dalam cairan pankreas yang telah melewati ...

Read More »

Tipe Nekrosa Koagulasi

Tampilan morfologi jaringan nekrosa bervariasi, hal ini tergantung pada jaringan yang terlibat, penyebab kerusakan jaringan, dan hasil aktivitas litik di dalam jaringan yang mati. Klasifikasi lesio nekrosa memungkinkan ahli patologi untuk menggambarkan lesi dengan meminimalkan rincian yang berulang, tetapi lebih dari satu jenis nekrosa dapat dilihat pada suatu organ atau jaringan. Berikut ini tipe-tipe nekrosa yang dapat menggambarkan kompleksitas dari ...

Read More »

6 Tipe Nekrosa yang Harus Kita Ketahui

Tampilan morfologi jaringan nekrosa bervariasi, hal ini tergantung pada jaringan yang terlibat, penyebab kerusakan jaringan, dan hasil aktivitas litik di dalam jaringan yang mati. Klasifikasi lesio nekrosa memungkinkan ahli patologi untuk menggambarkan lesi dengan meminimalkan rincian yang berulang, tetapi lebih dari satu jenis nekrosa dapat dilihat pada suatu organ atau jaringan. Berikut ini tipe-tipe nekrosa yang dapat menggambarkan kompleksitas dari ...

Read More »

Apoptosis dan Perbedaannya dengan Nekrosa

Beberapa tahun terakhir telah dikenal bentuk lain dari kematian sel yaitu apoptosis. Apoptosis merupakan kematian sel yang terprogram oleh informasi genetik yang telah ada di dalam sel dengan mekanisme aktivasi gen untuk membentuk enzim baru yaitu endonuklease (yang dapat menghancurkan sel pembentuknya) atau pelepasan beberapa proses dari inhibisi normal mencetuskan kejadian-kejadian yang menyebabkan kematian sel. Apoptosis dapat terjadi pada kondisi ...

Read More »

Mekanisme Terjadinya Edema

Edema dapat terjadi karena disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya yaitu terjadinya peningkatan tekanan hidrostatik intra vaskula menimbulkan perembesan cairan plasma darah keluar dan masuk ke dalam ruang interstisium. Edema merupakan resiko pasca terjadinya kongesti yang diakibatkan oleh peningkatan tekanan hidrostatik. Secara umum terdapat empat mekanisme terjadinya edema diantaranya yaitu: (a) peningkatan permeabilitas mikrovaskuler; (b) peningkatan tekanan hidrostatik intravaskuler; (c) ...

Read More »

Hemoragi dan Penyebab Terjadinya

Hemoragi (pendarahan) adalah kondisi yang ditandai dengan keluarnya darah dari dalam vaskula akibat dari kerusakan dinding vaskula. Kebocoran dinding ada dua macam melalui kerobekan (per reksis) dan melalui perenggangan jarak antara sel-sel endotel dinding vaskula (per diapedisis). Hemoragi per diapedisis umumnya terjadi pada pembuluh kapiler. Hemoragi per reksis dapat terjadi pada vaskuler apa saja, bahkan dapat terjadi bila dinding jantung ...

Read More »

Edema dan Penyebab Terjadinya

Artikel berikut ini akan menjelaskan mengenai Edema dan penyebab terjadinya. Adapun penjelasannya dapat dilihat di bawah ini. Edema merupakan suatu kondisi dimana meningkatnya jumlah cairan dalam kopartemen jaringan interseluler. Edema terjadi pada jaringan ikat longgar (sub kutis) dan rongga-rongga badan (rongga perut dan di dalam paru-paru). Edema dapat terjadi lokal di suatu daerah seperti hanya di dalam rongga perut (hidropasites) ...

Read More »

Proses Terjadinya Inflamasi Akut

Inflamasi disebut juga dengan peradangan. Inflamasi dapat terjadi secara akut maupun kronis. Proses terjadinya inflamasi akut dapat melibatkan berbagai faktor. Adapun proses terjadinya inflamasi akut dapat dijelaskan pada artikel berikut ini. Respon inflamasi akut dapat dimulai dari berbagai rangsangan eksogen dan endogen yang mengakibatkan cidera pada jaringan vaskularisasi. Respon terhadap cidera dimulai dari hiperemi aktif dengan peningkatan aliran darah ke ...

Read More »

Kerusakan Sel

Sel dapat mengalami kerusakan ataupun kematian yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor-faktor penyebab kerusakan sel dapat berupa faktor ektrinsik (faktor-faktor yang terdapat di luar individu) dan faktor intrinsik (faktor-faktor yang terdapat di dalam individu). Kerusakan atau kematian sel akibat faktor ektrinsik dapat berupa trauma fisik, toksin, abnormalitas ketidakseimbangan nutrisi, infeksi oleh virus, bakteri, jamur dan parasit. Faktor intrinsik yang ...

Read More »
error: Content is protected !!