Home » Tag Archives: antimikroba

Tag Archives: antimikroba

Antimikroba Yang Mengalami Resistensi

Saat ini telah banyak antimikroba yang mengalami resistensi sehingga pengobatan menggunakan antimikroba tersebut tidak lagi efektif. Banyak mikroba yang telah diadaptasi melalui mutasi spontan atau membutuhkan resistensi dan seleksi serta berkembang menjadi strain yang lebih ganas dan kebanyakan dari mikroba tersebut telah resisten terhadap antibiotik multipel. Mekanisme resistensi masing-masing obat antimikroba berbeda-beda. Berikut ini akan dijelaskan obat-obat antimikroba yang telah ...

Read More »

5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Dalam Memilih Obat Antibakteri

Obat antibakteri hanya boleh digunakan apabila bakteri penyebab infeksi telah didiagnosa dengan tepat. Jangan memberikan obat antibakteri untuk setiap masalah klinis pada hewan tanpa ada diagnosa yang jelas mengenai agen penyebab dari infeksi dari suatu penyakit. Hal ini berguna agar menghindari terjadinya resistensi dari antimikroba. Jika memungkinkan, sebaiknya dokter hewan melakukan pengujian laboratorium dari sampel eksudat, urin atau aspirasi dari ...

Read More »

Mekanisme Kerja Antimikroba

Antimikroba memiliki berbagai macam mekanisme kerja terhadap mikroorganisme. Berdasarkan mekanisme kerjanya, antimikroba dibagi menjadi lima kelompok yaitu: (1) antimikroba yang mengganggu metabolisme sel mikroba; (2) menghambat sintesis dinding sel mikroba; (3) menghambat sintesis protein sel mikroba; (4) menghambat sintesis atau merusak asam nukleat sel mikroba; (5) mengganggu permeabilitas membaran sel mikroba. Berikut ini akan dijelaskan masing-masing kelompok dari antimikroba berdasarkan ...

Read More »

Dosis Obat Antibakteri pada Anjing dan Kucing

Dosis obat antibakteri yang umum digunakan untuk mengobati infeksi pada anjing dan kucing didasarkan pada metode kerja dari masing-masing obat (konsentrasi atau tergantung waktu), kerentanan target patogen dan farmakokinetik obat. Dosis obat antibakteri yang ideal dapat berbeda-beda, hal ini tergantung pada kerentanan patogen, penetrasi obat ke jaringan dan derajat imunokompetensi pasien. Dosis yang lebih kecil mungkin cukup dalam mengobati infeksi ...

Read More »

Faktor Intrinsik yang Mempengaruhi Pertumbuhan Mikroorganisme pada Pangan

Pertumbuhan mikroorganisme dalam bahan pangan dapat dibagi menjadi beberapa faktor diantaranya : faktor intrinsik, faktor ektrinsik, faktor implisit dan faktor pengolahan. Pada artikel berikut ini, akan dibahas mengenai faktor intrinsik yang mempengaruhi pertumbuhan mikroorganisme pada bahan makanan sedangkan faktor-faktor lainnya akan dibahas pada tulisan berikutnya. Faktor intrinsik merupakan sifat-sifat yang terdapat pada pangan itu sendiri. Faktor intrinsik yang dapat mempengaruhi ...

Read More »

Daftar Obat Antimikroba

Obat-obat antimikroba dapat diklasifikasikan dalam berbagai cara, misalnya berdasarkan struktur kimianya (beta laktam, aminoglikosida), mekanisme kerjanya, atau aktifitas melawan organisme tertentu (bakteri, jamur, virus). Berikut ini akan diuraikan daftar obat antimikroba berdasarkan mekanisme kerjanya yang dapat dilihat pada Tabel 1, sedangkan spektrum aktifitas obat antimikroba dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 1 Daftar obat antimikroba berdasarkan mekanisme kerjanya Antimikroba yang ...

Read More »

Mekanisme Resistensi Obat

Resistensi obat terjadi dengan bentuk dan mekanisme yang beragam dan kompleks. Resistensi obat dapat dibagi menjadi tiga bentuk yaitu: 1. Resistensi alamiah, Resistensi alamiah yaitu semua mikroba dari galur yang sama atau jenis yang sama tidak peka terhadap suatu antimikroba. Contohnya yaitu bakteri Gram negatif terhap benzilpenisilin. 2. Resistensi kromosom dapatan. Bentuk ini terjadi seleksi mutan yang resisten dari kelompok ...

Read More »

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Resistensi Obat

Obat antimikroba yang digunakan untuk terapi penyakit infeksi pada pasien dapat mengalami resistensi. Bahkan akhir-akhir ini banyak kasus resistensi obat pada pasien telah dilaporkan. Mikroba dapat dikatakan resisten terhadap obat antimikroba apabila konsentrasi hambat minimum in vitro lebih tinggi dari pada kadar di jaringan atau serum tertinggi in vivo yang dapat dicapai, dengan kata lain mikroba dikatakan resisten apabila pertumbuhannya ...

Read More »
error: Content is protected !!