Home » Tag Archives: Anatomi dan fisiologi

Tag Archives: Anatomi dan fisiologi

Komponen Sistem Peredaran Darah dan Fungsi Darah

Pada prinsipnya, sistem peredaran darah memiliki empat komponen utama sebagai berikut: Darah, berfungsi sebagai medium pengangkut untuk nutrisi, udara, dan zat buangan Jantung, merupakan salah satu organ dalam sistem peredaran yang berfungsi memompa darah sehingga dapat beredar ke seluruh tubuh Pembuluh darah, merupakan saluran tempat darah beredar ke seluruh tubuh Sistem lain yang dapat menambah atau mengurangi kandungan dalam darah. ...

Read More »

Pengelompokan Tulang Berdasarkan Bentuknya

Tulang memiliki bentuk yang beragam. Pengelompokan tulang berdasarkan bentuknya terdiri atas: tulang panjang, tulang pendek, tulang pipih, tulang tidak beraturan (irregular), tulang sesamoid, tulang pneumatic, dan tulang splanchnic. Penjelasan lebih rinci dari masing-masing bentuk tulang tersebut dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1 Kelompok tulang berdasarkan bentuknya Bentuk tulang Contoh Tulang panjang (Ossa longa)(Gambar 1a) –Bentuk seperti tabung, kedua ujung ...

Read More »

Struktur Penyusun dan Sifat Kerja Otot

Secara anatomi otot tersusun oleh dua jenis filamen dasar, yaitu filamen aktin dan filamen miosin. Keadaan filamen aktin tipis, sedangkan miosin tebal. Kedua filamen inilah yang menjadi penyusun suatu struktur otot yang disebut miofibril. Sekumpulan miofibril ini akan membentuk serabut otot dan sekumpulan serabut otot akan membentuk otot (Gambar 1). Gambar 1 Bagian-bagian penyusun otot Sebelum kita lebih jauh membahas ...

Read More »

Sumber Energi untuk Gerakan Otot

Sumber energi utama untuk gerakan (kontraksi) otot yaitu adenosin tri fosfat (ATP). Akan tetapi, jumlah yang tersedia hanya dapat digunakan untuk kontraksi dalam waktu beberapa detik saja. Otot vertebrata mengandung lebih banyak cadangan energi fosfat yang tinggi berupa kreatin fosfat sehingga akan dibebaskan sejumlah energi yang segera dipakai untuk membentuk ATP dari ADP. ATP dihasilkan dari proses oksidasi (pembakaran) karbohidrat ...

Read More »

Mekanisme Sistem Gerakan Otot

Otot mulai berkontraksi apabila terkena rangsangan. Kontraksi otot dikenal dengan nama “model pergeseran filamen” (sliding filament mode) Kontraksi otot diawali oleh datangnya impuls saraf. Pada saat datang impuls, sinapsis atau daerah hubungan antara saraf dan serabut otot dipenuhi oleh asetil-kolin. Asetil-kolin ini akan merembeskan ion-ion kalsium (Ca2+) ke serabut otot. Ion kalsium akan bersenyawa dengan molekul, troponin, dan tropomiosin yang ...

Read More »

Anatomi Tulang pada Beberapa Hewan

Tulang (os) sebagai unsur keras dari tubuh hewan yang membentuk kerangka tubuh. Tulang termasuk kedalam sistem skeletal (alat gerak). Tulang merupakan alak gerak pasif karena tulang tidak dapat bergerak sendiri tetapi harus digerakkan oleh otot. Fungsi dari tulang adalah sebagai berikut: Sebagai alat penunjang tubuh Sebagai alat gerak pasif Melindungi organ tubuh yang lunak dan mudah rusak Memberi bentuk tubuh ...

Read More »

Struktur Tulang Panjang

Tulang panjang berbentuk seperti tabung, kedua ujungnya bulat, dan bagian tengahnya silindris (diafisis). Hampir seluruh bagian tulang pipa terdiri dari tulang kompak (tulang padat) dengan sedikit komponen tulang spongiosa (tulang berongga-rongga). Pada bagian dalam tulang tersebut terdapat rongga berisi sumsum tulang. Tulang panjang terbagi atas tiga bagian, yaitu bagian ujung disebut epifisis, bagian tengah disebut diafisis tersusun atas tulang keras. ...

Read More »

Jenis-Jenis Jaringan Otot

Berdasarkan bentuk dan cara kerja selnya, jaringan otot dapat dibagi sebagai menjadi tiga jenis diantaranya yaitu: otot polos, otot lurik dan otot jantung. Pada artikel ini akan dijelaskan masing-masing dari jenis otot tersebut. 1. Otot polos Sel-sel otot polos berbentuk seperti gelendong dengan panjang yang bervariasi antara 20-500 milimikron, bergantung pada organ mana otot polos ini berada. Otot polos mempunyai ...

Read More »
error: Content is protected !!