Home » Anatomi & Fisiologi » Pengelompokan Jaringan Epitel Berdasarkan Struktur dan Fungsinya

Pengelompokan Jaringan Epitel Berdasarkan Struktur dan Fungsinya

Jaringan epitel berdasarkan struktur dan fungsinya dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan epitel kelenjar dan jaringan epitel penutup.

 

A. Jaringan epitelium kelenjar

Pada jaringan epitel kelenjar terdapat sel-sel khusus yang mampu menghasilkan getah cair atau sekret. Pada umumnya, epitel kelenjar dikhususkan untuk pembuatan, penyimpanan, dan sekresi zat-zat kimia.

Semua kelenjar secara embriologis berasal dari jaringan epitel. Dua macam kelenjar utama adalah kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin.

 

1. Kelenjar eksokrin

Kelenjar eksokrin merupakan kelenjar yang mempunyai saluran pengeluaran untuk menyalurkan hasil sekresinya yang dapat berupa enzim, keringat, dan air ludah. Kelenjar eksokrin dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan banyaknya sel penyusunnya, yaitu uniselular (Gambar 1) dan multiselular (Gambar 2). Kelenjar eksokrin uniselular contohnya sel goblet yang merupakan sel epitel penghasil mukus. Sel goblet terdapat pada lapisan usus halus dan saluran pernapasan. Kelenjar eksokrin uniselular tersusun atas satu sel, sedangkan kelenjar eksokrin multiselular tersusun atas banyak sel, misalnya kelenjar keringat, kelenjar susu, dan lain-lain. Macam dan contoh kelenjar eksokrin dijelaskan dalam Tabel 1.

kelenjar-eksokrin-uniseuler

Gambar 1 Kelenjar eksokrin uniselular

kelenjar-eksokrin-multiseluler-kelenjar-air-liur-sub-lingual

Sumber: https://secure.health.utas.edu.au

Gambar 2 Kelenjar eksokrin multiselular pada kelanjar sublingual (termasuk salah satu dari kelanjar air liur)

Tabel 1 Kelenjar eksokrin beserta letaknya

No. Kelenjar eksokrin Letak
1. Kelenjar alveolar sederhana (simple alveolar) Kelenjar mukus dan kelenjar pada kulit katak
2. Kelenjar alveolar bercabang sederhana (simple branched alveolar) Pada kulit
3. Kelenjar tubuler sederhana (simple tubular) Kelenjar liberkulin pada dinding usus
4. Kelenjar tubuler bergelung sederhana Kelenjar keringat pada kulit
5. Kelenjar tubuler bercabang sederhana (simple branched tubular) Kelenjar fundus pada dinding lambung
6. Kelenjar tubuler majemuk (compound tubular) Kelenjar brunner pada usus dan kelenjar susu
7. Kelenjar alveolar majemuk (compound alveolar) Kelenjar susu (glandula mammae)
8. Kelenjar tubulo alveolar majemuk (compound tubuloalveolar) Submaksilaris pada rahang bawah

 

tipr-kelenjar-eksokrin-multiseluler2

 

Gambar 3 Tipe kelenjar eksokrin multiseluler

Baca juga mengenai: Pengelompokan Jaringan Epitel Berdasarkan Bentuk Selnya

2. Kelenjar endokrin

Kelenjar endokrin merupakan kelenjar yang mempunyai sel-sel sekresi yang khas dan tidak mempunyai saluran. Kelenjar endokrin hasil sekresinya disalurkan langsung ke dalam darah atau limfa melalui saluran yang berhubungan dengan pembuluh darah dan pembuluh limfa. Kelenjar ini melakukan sekresi internal. Hasil sekret dari kelenjar ini disebut hormon, yang disalurkan ke seluruh tubuh menuju organ-organ sasaran, tempat hormon itu bekerja. Contoh kelenjar endokrin adalah kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, dan adrenal.

 

B. Jaringan epitel penutup

Jaringan ini disebut jaringan epitel penutup karena berfungsi melapisi permukaan tubuh dan jaringan lainnya. Jaringan ini terdapat di permukaan tubuh, permukaan organ, melapisi rongga, atau merupakan lapisan di sebelah dalam saluran yang ada pada tubuh (misalnya saluran pencernaan dan pembuluh darah). Pada dasarnya, jaringan epitel mempunyai beberapa fungsi berikut.

  1. Pelindung atau proteksi jaringan yang berada di sebelah dalamnya, misalnya jaringan epitel kulit dan selaput rongga mulut
  2. Sebagai kelenjar, yaitu jaringan yang menghasilkan sekret. Ada dua macam kelenjar yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin
  3. Penerima rangsang (reseptor) disebut epitel sensori atau neuroepitelium. Epitel sensori kebanyakan berada di sekitar alat indra
  4. Pintu gerbang lalu lintas zat, berfungsi melakukan penyerapan zat ke dalam tubuh dan untuk mengeluarkan zat dari dalam tubuh, misalnya: pada alveolus paru-paru untuk keluar masuknya O2 dan CO2, pada jonjot usus untuk penyerapan zat makanan, dan pada nefron untuk lewatnya urine.

Baca juga mengenai: Pengelompokan Jaringan Epitel Berdasarkan Jumlah Lapisan Selnya

 

 

 

 

Sumber:

Bakhtiar S. Biologi. 2011. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembukuan Kementrian Pendidikan Nasional.

Firmansyah R, Mawardi A, Riandi U. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Biologi 2. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Purnomo, Sudjino, Trijoko, Hadisusanto S. 2009. Biologi. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

 

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.

error: Content is protected !!