Home » Anatomi & Fisiologi » Komponen Sistem Peredaran Darah dan Fungsi Darah

Komponen Sistem Peredaran Darah dan Fungsi Darah

Peredaran darah dalam tubuh

Sumber: Jeffery et al. 2009

Pada prinsipnya, sistem peredaran darah memiliki empat komponen utama sebagai berikut:

  1. Darah, berfungsi sebagai medium pengangkut untuk nutrisi, udara, dan zat buangan
  2. Jantung, merupakan salah satu organ dalam sistem peredaran yang berfungsi memompa darah sehingga dapat beredar ke seluruh tubuh
  3. Pembuluh darah, merupakan saluran tempat darah beredar ke seluruh tubuh
  4. Sistem lain yang dapat menambah atau mengurangi kandungan dalam darah. Misalnya, usus halus dalam sistem pencernaan tempat darah mendapatkan nutrisi yang akan dibawa ke seluruh tubuh, atau ginjal
    tempat darah mengurangi konsentrasi urea yang dikandungnya

Darah merupakan salah satu komponen sistem sirkulasi (peredaran darah) yang sangat penting. Darah merupakan suspensi berwarna merah yang terdapat dalam pembuluh darah. Warna merah ini dapat berubah-ubah, kadang-kadang berwarna merah tua dan kadang-kadang berwarna merah muda. Hal ini tergantung pada kadar oksigen dan karbon dioksida yang terkandung di dalamnya. Dalam tubuh manusia mengalir sekitar 6 liter darah. Volume darah di dalam tubuh kurang lebih 1/14 atau 8% dari berat badan.

Darah dan sistem peredaran darah memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Mengedarkan sari makanan (nutrisi) dari sistem pencernaan makanan ke seluruh sel-sel tubuh
  2. Transportasi oksigen dari paru-paru ke sel-sel seluruh tubuh, dan transportasi karbon dioksida dari sel-sel seluruh tubuh ke paru-paru
  3. Mengangkut zat buangan (sisa metabolisme) dan substansi beracun menuju hati untuk didetoksifikasi (dinetralkan) atau ke ginjal untuk dibuang
  4. Pengangkutan hormon dari kelenjar endokrin ke sel-sel atau jaringan target
  5. Membantu keseimbangan asam-basa cairan tubuh
  6. Mengatur suhu tubuh melalui aliran darah
  7. Mencegah hilangnya darah melalui mekanisme pembekuan darah
  8. Melindungi tubuh dari bakteri dan virus dengan mensirkulasikan antibodi dan sel darah putih.

 

Sumber:

Bakhtiar S. Biologi. 2011. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembukuan Kementrian Pendidikan Nasional.

Frandson RD, Wilke WL, Fails AD. 2009. Anatomy and Physiology of Farm Animals. Seventh Edition. Colorado: Wiley-Blackwell.

Ferdinand F, Ariebowo. 2009. Praktis Belajar Biologi 2. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Firmansyah R, Mawardi A, Riandi U. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Biologi 2. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

x

Check Also

Apa Itu Insufisiensia Jantung?

Definisi insufisiensia secara umum adalah ketidakmampuan menjalankan fungsinya. Dalam hal ini, insufisiensi jantung adalah keadaan ...

error: Content is protected !!