Home » Parasitologi » Klasifikasi Protozoa

Klasifikasi Protozoa

Klasifikasi protozoa berdasarkan alat gerak

Klasifikasi protozoa dibagi menjadi lima subfilum diantaranya yaitu: Sarcomastigophora, Apicomplexa, Microspora, Myxospora, Ciliophora. Masing-masing memiliki struktur dan karakteristik yang berbeda-beda. Berikut ini akan dijelaskan masing-masing dari subfilum tersebut (Gambar 1).

1. Subfilum Sarcomastigophora

Ciri-ciri dari subfilum Sarcomastigophora yaitu sebagai berikut:

  • Mempunyai alat gerak berupa flagela, pseudopodia atau bisa terdapat keduanya.
  • Memiliki tipe inti tunggal kecuali stasium perkembangan pada foraminifera tertentu.
  • Tidak membentuk spora.
  • ¬†Reproduksi secara seksual.

Subfilum Sarcomastigophora memiliki tiga superkelas (Mastigophorasica, Opalinasica, Sarcodasica) dan tiga kelas (Phyomastogophorasida, Zoomastigophorasida, Rhizopodasida). Kelas Zoomastigophorasida dibagi menjadi 7 ordo yaitu: Rhizomastigorida, Kinetoplastorida, Retortamonadorida, Diplomonadorida, Oxymonadorida, Trichomonadorida dan Hypermastigorida.

 

2. Subfilum Apicomplexa

Ciri-ciri dari subfilum Apicomplexa yaitu sebagai berikut:

  • Kompleks apikal
  • Terdiri dari cincin kutub, mikronema, reptri mikrotubulus subpelikuler dan konoid terdapat pada beberapa stadium
  • Umumnya ada mikroporus
  • Tipe inti tunggal
  • Tidak ada silia dan flagela kecuali untuk mikrogamet yang berflagela pada beberapa kelompok
  • Reproduksi secara seksual apabila ada singami
  • Membentuk kista
  • Semua jenis bersifat parasit

Subfilum Apicomplexa terdiri atas dua kelas yaitu Sporozoasida dan Piroplasmasida. Kelas Sporozoasida terdiri atas dua subkelas (Gregarinasina dan Coccidiasina) dan satu ordo yaitu Eucoccidiorida.

 

3. Subfilum Microspora

Ciri-ciri dari subfamili Microspora yaitu sebagai berikut:

  • Mempunyai spora
  • Berasal dari sel tunggal dengan atau tanpa filamen kutub
  • Inti vesikuler dan sporoplasma tunggal
  • Kutub tunggal
  • Sitozoik pada invertebrata dan vertebrata tingkat rendah

 

4. Subfilum Myxospora

 

Ciri-ciri dari subfamili Myxospora yaitu sebagai berikut:

  • Mempunyai spora, berasal dari sel banyak, mempunyai dua atau tiga kutub
  • Mempunyai dua atau lebih filamen kutub dan sporoplasma amoeboid
  • Inti vesikular
  • Parasit pada vetebrata tingkat rendah terutama ikan

 

5. Subfilum Ciliophora

Ciri-ciri dari subfamili Ciliophora yaitu sebagai berikut:

  • Silia sederhana atau gabungan organel silia sedikitnya pada satu stadium dari siklus hidup
  • Infrasiliatur subpelikuler secara umum ada meskipun silia tidak ada
  • Dua tipe inti
  • Pembelahan ganda berdasarkan homotetogenik (transversal) dan umumnya perkinetal
  • Reproduksi secara konjugasi, autogami dan sitogami
  • Cara memperoleh makanan yaitu heterotrofik dan hampir semua jenis hidup bebas

 

Gambar 1 Klasifikasi protozoa

 

 

 

Sumber:

Levine ND. 1994. Parasitologi Veteriner. Yogyakarta: UGM Press.

Urquhart GM, Armour J, Duncan JL, Dunn AM, Jennings FW. 1996. Veterinary Parasitology. UK: Blackwell Science.

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.

x

Check Also

Endoparasit Yang Dapat Menginfeksi Kucing

Kucing merupakan salah satu hewan kesayangan (pet animals) yang banyak dipelihara oleh masyarakat. Kucing dapat ...

error: Content is protected !!