Home » Kesmavetpage 4

Kesmavet

Cemaran Aflatoksin pada Bahan Pangan

Aflatoksin sebagai metabolit sekunder dari Aspergillus merupakan senyawa toksik yang dapat mengganggu kesehatan manusia dan hewan. Aflatoksin merupakan salah satu bentuk cemaran yang keberadaannya dalam produk pangan perlu mendapat perhatian khusus. Mengingat kondisi Indonesia yang lembab dan beriklim tropis memungkinkan Aspergillus toksigenik tumbuh di Indonesia dan sangat kondusif menyebabkan bahan pangan/pakan dan produk olahannya mudah terserang oleh Aspergillus penghasil toksin ...

Read More »

Kapang yang Memproduksi Aflatoksin

Aflatoksin merupakan salah satu bentuk cemaran yang keberadaannya dalam produk pangan perlu mendapat perhatian khusus. Mengingat kondisi Indonesia yang lembab dan beriklim tropis memungkinkan kapang terutama Aspergillus toksigenik tumbuh di Indonesia dan sangat kondusif menyebabkan bahan pangan/pakan dan produk olahannya mudah terkontaminasi oleh Aspergillus penghasil toksin (aflatoksin). Selain itu, faktor lain adalah rendahnya kualitas komoditas pertanian yang dihasilkan oleh para ...

Read More »

Struktur dan Derifat Aflatoksin

Terdapat empat jenis aflatoksin yang telah diidentifikasi yaitu aflatoksin B1, B2, G1 dan G2. Identifikasi zat racun tersebut dapat dilakukan antara lain dari fluoresensinya setelah ekstrak racun dikhromatografikan pada lapisan tipis (thin layer khromatography = TLC). Ternyata pada TLC dapat diidentifikasi 4 macam toksin yang diberi nama aflatoxin B1, B2, G1 dan G2. Huruf B dan G menggambarkan warna fluoresensi ...

Read More »

Sifat Fisik dan Kimia Aflatoksin

Sifat-sifat kimia aflatoksin berhubungan erat dengan struktur melekulnya. Berikut di bawah ini merupakan sifat fisik dan kimia dari aflatoksin (Tabel 1.). Aflatoksin mempunyai titik cair yang relatif tinggi, tidak rusak terhadap pemanasan tetapi dapat rusak oleh zat oksidator kuat. Aflatoksin tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik dan mudah untuk dikristalkan kembali. Selain itu, aflatoksin tereduksi oleh oksigen ...

Read More »

Epidemiologi Demam Berdarah Dengue

Demam berdarah dengue (DBD) diyakini merupakan salah satu penyakit yang sudah ada lama di dunia. Jejak rekam mengenai penyakit dengan gejala yang serupa telah ditemukan di ensiklopedia medis dari Cina tahun 992. Seiiring dengan perkembangan global dibidang pelayaran dan industri pengiriman barang melalui laut pada abad ke-18 dan 19, kota-kota pelabuhan bertambah dengan pesat dan menciptakan kondisi lingkungan yang sesuai ...

Read More »

Kasus Penyakit Demam Berdarah Dengue di Indonesia

Penyakit DBD merupakan penyakit endemis di Indonesia, sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1968 di Surabaya dan Jakarta. Jumlah kasus terus meningkat baik dalam jumlah maupun luas wilayah yang terjangkit dan secara sporadis selalu terjadi kejadian luar biasa (KLB) setiap tahun. KLB yang terbesar terjadi pada tahun 1998 dimana 16 propinsi dengan IR (Insiden Rate) 35,19 per 100.000 penduduk dengan ...

Read More »

Pencegahan terhadap Penyakit Demam Berdarah Dengue

1. Pengendalian terhadap vektor (nyamuk A. aegypti) Pengendalian terhadap nyamuk A. aegypti dapat dilakukan dengan beberapa metode diantaranya : a. Metode lingkungan Metode ini dilakukan untuk mengendalikan nyamuk dengan pemberantasan sarang-sarang nyamuk, pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia dan perbaikan disain rumah sebagai contoh: menguras bak mandi atau penampungan air sekurang-kurangnya sekali dalam seminggu, mengganti ...

Read More »

Apa itu Demam Berdarah Dengue (DBD) ?

Penyakit DBD merupakan penyakit yang ditularkan melalui vektor nyamuk yang mengakibatkan penyakit serius pada manusia. Biasanya terjadi pada negara yang beriklim tropis dan subtropis. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang termasuk kelompok B Arthtropod Borne Virus (Arbovirus) yang sekarang dikenal sebagai genus Flavivirus, famili Flaviviridae dan mempunyai 4 jenis serotipe yaitu : DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4. Serotipe virus dengue ...

Read More »

Permasalahan Tuberkulosis Terhadap Kesehatan Masyarakat

TB merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di dunia. Pada tahun 1993 World Health Organization (WHO) telah mencanangkan TB sebagai Global Emergency. Diperkirakan sekitar sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi TB. Pada tahun 1995, diperkirakan ada 9 juta pasien TB baru dan 3 juta kematian akibat TB diseluruh dunia. Diperkirakan 95% kasus TB dan 98% kematian akibat TB di dunia terjadi pada ...

Read More »

Epidemiologi Kasus Tuberkulosis

TB merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di dunia. Pada tahun 1993 World Health Organization (WHO) telah mencanangkan TB sebagai Global Emergency. WHO dalam Annual Report on Global TB Control 2011 menyatakan bahwa terdapat 22 negara dikategorikan sebagai high burden countries terhadap TB, termasuk Indonesia. Pada tahun 2010 diperkirakan terdapat 8,8 juta kasus TB, dimana 3,9 juta adalah kasus BTA ...

Read More »
error: Content is protected !!