Home » Info & Tips » Kenali Penyebab Kucing Mencret atau Diare

Kenali Penyebab Kucing Mencret atau Diare

Mencret atau diare pada kucing kadang-kadang bisa terdapat darah pada fesesnya (https://mymikacat.wordpress.com)

Mencret atau diare merupakan salah satu gejala penyakit yang biasa dan sering menyerang kucing. Gejala penyakit ini dapat menyerang anak kucing maupun kucing dewasa mulai dari yang ringan sampai yang berat. Mencret atau diare pada kucing biasanya sangat berhubungan dengan adanya gangguan pada saluran pencernaan atau usus.  Kucing dikatakan mengalami mencret atau diare ditandai dengan adanya  perubahan pada feses atau tinja kucing yang lebih encer dan terjadinya peningkatan frekuensi buang air besar yang berlebihan.

Kucing yang sedang mencret atau diare biasanya nafsu makannya akan berkurang, terlihan lemas dan lesu serta menjadi tidak aktif lagi. Apabila kucing menderita mencret atau diare kurang lebih hingga 1 minggu, disebut mencret atau diare akut.Mencret atau diare akut ini dapat disebabkan oleh adanya infeksi dan bukan infeksi. Penyebab kucing mencret atau diare akibat infeksi yaitu virus, bakteri dan parasit. Sedangkan mencret atau diare yang bukan infeksi disebabkan oleh malabsorbsi, dan alergi makanan, bahkan akibat pemberian obat yang berlebihan.

Hal pertama yang dilakukan ketika kucing anda mengalami mencret yaitu mencari tahu penyebab utama kenapa kucing anda mencret. Anda harus kenali penyebab kucing mencret atau diare, setelah itu baru melakukan tindakan terapi sesuai dengan penyebabnya. Berikut ini akan dijelaskan penyebab kucing mencret atau diare.

 

A. Penyebab diare ringan pada kucing

 1. Memakan makanan sisa atau sudah basi

Perhatikan apabila kucing anda dilepaskan keluar rumah, karena ada kemungkinan kucing anda dapat memakan makanan sisa yang ada di tempat pembuangan sampah yang biasanya tidak higienis dan telah busuk. Makanan sisa yang telah busuk mengandung banyak sekali kuman yang dapat mengakibatkan mencret atau diare pada kucing.

2. Perubahan makanan secara mendadak

Perubahan makanan secara mendadak pada kucing dapat mengakibatkan mencret atau diare. Hal ini biasa terjadi pada kucing muda yang diberi makanan yang tidak sesuai umurnya.

3. Minum air yang tidak bersih atau higienis

Kucing yang meminum air yang tidak bersih dan higienis dapat menyebabkan mencret pada kucing. Hal ini terutama terjadi pada kucing yang dibebaskan keluar rumah dan meminum air apa saja yang ia temui di luar rumah seperti air selokan, air WC, genangan air dll. Sebaiknya batasi area untuk bermain kucing agar anda mudah dalam mengawasinya.

4. Sayuran yang belum dicuci bersih

Sayuran merupakan salah satu variasi makanan yang dapat diberikan kepada kucing. Namun,  tentunya harus diperhatikan kebersihanya terlebih dahulu. Sayuran yang tidak dicuci bersih biasanya mengandung bakteri atau parasit yang dapat menimbulkan gangguan pencernaan pada kucing. Sebaiknya sayuran dicuci bersih dan dikukus terlebih dahulu sebelum diberikan kepada kucing.

5. Pemilihan Produk susu yang tidak tepat

Ada beberapa kucing yang tidak dapat mencerna laktosa dengan baik terutama pada kucing dewasa dan anak kucing yang telah disapih. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan berikan susu dan produk olehan susu lainnya seperti yoghurt , krim, keju dan es krim yang biasa dikonsumsi manusia, karena mengandung kadar laktosa yang tinggi. Kalaupun anda memberikan susu kepada kucing, sebaiknya pilih susu yang khusus untuk kucing yang biasa di jual di petshop.

6. Stress

Kucing yang mengalami stress akan mengakibatkan daya tahan tubuhnya menurun sehingga sangat mudah sekali untuk terserang berbagai penyakit salah satunya gangguan pencernaan seperti mencret atau diare. Beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan kucing mengalami stress yaitu perubahan iklim atau musim, baru pindah ke tempat yang baru, pergantian pemilik, dalam perjalanan dll.

Baca juga mengenai: Apa Penyebab Kucing Tidak Mau Makan?

 

B. Penyebab diare berat pada kucing

1. Agen infeksius

Agen infeksius seperti virus, bakteri dan parasit (protozoa, cacing) dapat menyebabkan mencret atau diare pada kucing mulai dari yang ringan sampai yang berat. Berikut ini beberapa agen infeksius yang sering menyebabkan mencret atau diare pada kucing:

  • Virus, seperti: Feline parvovirus, Feline infectious peritonitis, Feline leukemia virus, Feline corona virus.
  • Bakteri, seperti: Escherichia coli, Salmonella dan
  • Parasit, seperti : protozoa (Giardia,Tritrichomonas,coccidia) dan cacing dari golongan nematode/ cacing gelang/roundworms (Ascarid seperti Toxocara cati dan Toxocara mystax)

2. Alergi

Alergi pada jenis makanan tertentu juga dapat menyebabkan mencret atau diare pada kucing, meskipun jarang terjadi.

3. Radang pada usus

Adanya peradangan pada dinding usus kucing seperti colitis akan menyebabkan terjadinya diare kronis (berlangsung lebih dari satu minggu), bisa terjadi secara terus menerus atau bisa juga terjadi secara berulang dengan disertai gejala muntah.

4. Kucing yang sudah tua atau kangker/tumor usus

Kucing yang sudah tua atau terdapat tumor usus (biasanya lymphoma dan adenocarcinoma) akan menyebabkan gangguan penyerapan makanan dan atau menyebabkan terjadinya sumbatan pada usus yang selanjutnya mengakibatkan mencret atau diare pada kucing.

5. Gangguan pada pangkreas

Gangguan pada pangreas yang seharusnya menghasilkan enzim untuk mencerna makanan akan menyebabkan makanan tidak dapat dicerna dengan baik sehingga mengakibatkan terjadinya mencret atau diare.

6. Penyakit pada ginjal (gagal ginjal) dan hati

7. Hipertiroid (gangguan pada tiroid)

Hipertiroid yaitu suatu kondisi dimana terlalu banyaknya hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid di dalam tubuh. Kondisi ini akan menyebabkan gangguan pada metabolisme tubuh. Tiroid adalah kelenjar di bagian depan leher yang mengendalikan metabolisme dan fungsi normal tubuh, seperti mengubah makanan menjadi energi.

8. Kekurangan Vitamin B12

Walaupun belum diketahui dengan jelas mekanismenya, terdapat hubungan antara kekurangan vitamin B12 (cobalamin)dengan diare pada kucing.

 Baca juga mengenai: Tips Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.
x

Check Also

Pertolongan Pertama Ketika Kucing Mengalami Mencret atau Diare

Mencret atau diare bukanlah suatu penyakit tetapi merupakan gejala dari suatu penyakit. Kucing yang mengalami ...