Home » Info & Tips » Kebutuhan Makanan untuk Kucing

Kebutuhan Makanan untuk Kucing

Kebutuhan makanan untuk kucing akan berubah sepanjang hidupnya tergantung dari umur dan kondisi kucing tersebut. Kebutuhan kalori yang dibutuhkan oleh kucing berdasarkan berat badan dan kondisi kucing dapat dilihat pada Gambar 1. Adapun kebutuhan makanan untuk kucing berdasarkan umur dan kondisi kucing akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Anak kucing umur di bawah 1 tahun (kitten)

Sejak lahir sampai umur 8 minggu anak kucing hanya mengkonsumsi susu dari induknya (diet lacteal). Kucing mulai diperkenalkan kepada makanan (proses penyapihan) secara bertahap mulai umur 7 minggu. Ada yang berpendapat bahwa kucing dapat mulai diberi makanan pada umur 3 – 4 minggu. Pada umur tersebut, sistem pertahanan tubuh anak kucing mulai berkembang. Makanan untuk anak kucing harus mengandung nutrisi yang berenergi tinggi, lengkap dan seimbang dimana mengandung protein, lemak, karbohidrat, mineral, vitamin dan mineral mikro. Anak kucing sangat membutuhkan banyak protein, lemak dan kalori untuk mendukung pertumbuhan mereka secara cepat.

Pada awal kucing mulai diperkenalkan dengan makanan, anda perlu mengajari kucing dengan cara menyuapi makanan dengan pipet kecil atau dengan mengoleskan sejumlah kecil makanan pada mulut kucing, kemudian dekatkan mangkok tempat makan kucing untuk melihat apakah kucing sudah mau makan sendiri. Sistem pencernaan anak kucing di bawah umur 1 tahun masih belum bekerja secara sempurna sehingga sebaiknya berikan anak kucing makanan yang halus. Anda dapat memberikan kucing makanan yang direndam terlebih dahulu dengan air hangat secukupnya, kemudian dihancurkan dan dihaluskan. Sampai dengan umur 2 – 3 bulan jumlah/proporsi air dalam makanan kucing dapat dikurangi secara bertahap hingga kucing dapat makan dengan makanan kering sepenuhnya.

Apabila anda baru memelihara anak kucing yang sudah disapih, sebaiknya minggu pertama kucing dipelihara di rumah diberikan makanan yang sama dengan makanan selama ia disapih. Apabila anda ingin memberikan makanan yang baru sebaiknya berikan sebanyak 10% dari makanan yang lama, kemudian prporsinya dapat ditingkatkan 10% setiap hari sampai kucing dapat memakan makanan baru seluruhnya. Hal ini berguna untuk mencegah diare pada anak kucing. Apabila kucing mengalami gangguan pencernaan (diare), cobalah kembali kepada makanan lama dengan proporsi yang lebih tinggi dari makanan baru. Tentunya hal ini akan membutuhkan waktu yang lama agar kucing dapat beradaptasi dengan makanan baru.

 

2. Kucing dewasa (umur di atas 1 tahun)

Kebutuhan makanan untuk kucing dewasa berbeda dengan anak kucing. Kucing dewasa memerlukan makanan dengan nutrisi cukup dan seimbang. Kucing dewasa dengan berat sekitar 4 – 5 kg sekurangnya membutuhkan energi dari makanan sebesar 300 kalori. Perhitungan kebutuhan makanan yang diperlukan oleh kucing dapat ditentukan sebagai berikut: Biasanya setiap hari kucing makan sekitar 2% dari berat badannya, jadi apabila berat kucing 5 kg, makanan yang diperlukan sekitar 2% x 5 Kg yaitu sekitar 100 gr/hari.

Biasanya makanan kucing komersial yang dijual di pet shop sudah tersedia berdasarkan umur dan kondisi kucing. Usahakan agar kucing tidak diberi makanan dengan merek yang sama terus menerus. Hal ini akan membuat kucing menjadi fanatik dengan makanan tersebut dan tidak mau lagi diberi makanan dengan merek yang lainnya atau akan terjadi masalah pada pencernaannya apabila diberi makanan dengan merek yang lain. Sekali-sekali kucing perlu pergantian merek makanan agar pencernaannya terlatih terhadap berbagai jenis makanan. Perhatikan juga pH dan kandungan mineral makanan agar terhindar dari gangguan pada saluran urinari.

 

3. Kucing bunting dan menyusui

Seekor kucing bunting membutuhkan makanan dengan kandungan protein yang tinggi dan vitamin yang cukup serta kucing akan makan lebih banyak pada tahap akhir kebuntingan. Kucing bunting dapat diberikan makanan dalam jumlah sedikit tetapi lebih sering jika ia tidak dapat memakan makanan dalam jumlah banyak dalam satu waktu (sekaligus). Kebutuhan nutrisi akan meningkat pada kucing menyusui. Kebutuhan kalsium pada kucing menyusui akan meningkat, sehingga suplemen makanan seperti kalsium perlu diberikan pada kucing menyusui.

 

4. Kucing tua

Kucing tua biasanya tidak seaktif ketika ia masih muda sehingga kucing tua menggunakan lebih sedikit energi. Oleh karena itu, kucing tua hanya membutuhkan kalori dalam jumlah yang lebih sedikit dalam diet mereka. Kucing tua juga memerlukan makanan khusus untuk membantu kerja sistem pencernaannya.

 

5. Kucing dengan kondisi medis dan gemuk (kelebihan berat badan)

Kucing gemuk memerlukan diet khusus berdasarkan rekomendasi dari dokter hewan. Pilihlah makanan terbaik untuk kucing gemuk agar dapat menurunkan berat badannya tetapi tetap bergizi dan dapat membuat kucing merasa kenyang. Perhatikan kandungan karbohidrat di dalam makanan kucing, jangan memberikan makanan yang mengandung karbohidrat berlebihan Sebaiknya kandungan karbohidrat dalam makanan tidak lebih dari 10 – 15%.

Alergi makanan pada kucing jarang terjadi, tetapi apabila terjadi alergi pada kucing akibat makanan sebaiknya segera temukan penyebab dari alergi tersebut dengan cara food-elimination trial (uji coba dengan makanan) yang diawasi oleh dokter hewan.

Kebutuhan kalori untuk kucing

Sumber: Bryan-Dennis 2013

Gambar 1 Kebutuhan kalori yang dibutuhkan oleh kucing berdasarkan berat badan dan kondisi kucing (Bryan-Dennis 2013 pada buku The Complete Cat Breed Book)

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.
x

Check Also

9 Penyebab Rambut Kucing Rontok

Rambut merupakan bagian terpenting dari kucing. Rambut berfungsi untuk menutupi dan melindungi tubuh kucing dari ...