Home » Mikrobiologi » Karakteristik dan Habitat Alcaligenes spp.

Karakteristik dan Habitat Alcaligenes spp.

Alcaligenes spp. merupakan bakteri gram negatif, motil, berbentuk batang pendek atau coccobacilli, berukuran lebar 0.5 – 1.0 μm dengan panjang 0.5 – 2.6 μm serta susunan selnya soliter (Gambar 1). Karakteristik koloni bakteri ini mengkilat kekuningan dan halus (smooth) (Gambar 2). Alcaligenes spp. merupakan bakteri yang bersifat psikrotrof dimana dapat tumbuh pada suhu minimum -5 – +5 °C, suhu optimum 25 – 30 °C dan suhu maksimum 30 – 35 °C. Metabolisme dari Alcaligenes spp. adalah aerob meskipun beberapa strain (Al. euthropus, Al. faecalis, Al. xylosoxidans subsp. xylosoxidans, Al. xylosoxidans subsp. denitrificans) mampu melakukan metabolisme anaerob dengan menggunakan nitrat atau nitrit sebagai akseptor elektron terminal. Selain itu, Alcaligenes spp. bersifat katalase, oksidase dan citrat positif.

Sumber: http://www.art.com

Gambar 1 Alcaligenes viscolactis (http://www.art.com)

Sumber: Pathak and Bhatnagar 2011

Gambar 2 Karakteristik koloni Alcaligenes spp.

Alcaligenes spp. dapat dihitung pada media plating standar, meskipun suhu inkubasi perlu dikurangi dari biasanya yaitu 30 °C atau 37 °C pada media agar supaya memungkinkan untuk isolasi maksimum bakteri ini. Untuk deteksi atau identifikasi sebuah koloni yang terisolasi harus dilakukan penggoresan pada agar darah dan MacConkey agar pada suhu 22 °C selama 24 – 48 jam. Koloni harus kembali digoreskan pada agar miring dan diuji untuk reaksi berikutnya, reaksi positif merupakan spesies Alcaligenes spp..

Alcaligenes spp. merupakan mikroorganisme kemoorganotrof yang mampu menggunakan karbon dari berbagai sumber untuk pertumbuhannya. Mikroorganisme ini normal ditemukan di air dan tanah, tetapi juga merupakan habitat normal pada saluran pencernaan beberapa hewan serta sebagai organisme oportunis pada kasus infeksi tertentu. Al. viscolactis dapat ditemukan di air yang tergenang, bahkan air yang mengandung chlor dapat menjadi sumber kontaminasi bakteri Alcaligenes spp..

Bakteri ini berperan besar dalam pembusukan pangan asal hewan yang disimpan pada suhu dingin serta penyebab pembusukan pangan yang kaya protein. Alcaligenes spp. bersifat proteolitik, lipolitik dan menghasilkan lendir pada pangan yang terkontaminasi. Selain itu, Alcaligenes spp. merupakan spesies bakteri yang penting pada bioteknologi karena bakteri ini mampu meproduksi suatu materi plastic-like polihidroksibutirat biopolimer (PHB) yang dapat didegradasi oleh proses biologis sehingga tidak mencemari lingkungan. Selain itu, bakteri yang umum terdapat di tanah ini dapat memetabolisasi dan menetralisasi materi organik maupun inorganik yang terdapat di lingkungan dan mempunyai efek yang berbahaya pada manusia.

 

 

 

Sumber :

Anonim. 2011. Alcaligenes Viscolactis Gram-Negative Bacteria Produce Capsules in Milk. http://www.art.com [28 Oktober 2011].

Blackburn CDW. 2006. Food Spoilage Microorganisms. New York: CRC Press.

Pathak H, Bhatnagar K. 2011. Alcaligenes-The 4T Engine Oil Degrader. J Bioremed Biodegrad 2(4): 1-4.

Premraj R and Doble M. 2005. Biodegradation of Polymers. Indian Journal of Biotechnology 4: 186-193.

Ray B. 2005.  Fundamental Food Microbiology. Ed ke-3. New York : CRC Press.

Xiao Y, Zhang JJ,  Liu, Zhou. 2007. Molecular Characterization of a Novel ortho-Nitrophenol Catabolic Gene Cluster in Alcaligenes sp. Strain NyZ215. Journal of Bacteriology 18(189): 6587–6593.

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.
x

Check Also

Apa Itu Leptospirosis dan Bahayanya Terhadap Hewan

Apa itu Leptospirosis dan agen penyebabnya? Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. ...