Home » Kesmavet » Distribusi Geografis dan Epidemiologi Penyakit Ebola

Distribusi Geografis dan Epidemiologi Penyakit Ebola

 Zaire ebolavirus, Sudan ebolavirus, Ivory Coast ebolavirus dan Bundibugyo ebolavirus merupakan spesies virus Ebola yang endemis di beberapa negara Afrika (di sebelah selatan Gurun Sahara). Pola wabah yang terjadi menunjukkan bahwa setiap Filovirus memiliki jangkauan geografis yang berbeda seperti Ivory Coast ebolavirus dilaporkan hanya dari Afrika Barat, sedangkan Sudan ebolavirus hanya terjadi di Afrika Timur (Sudan dan Uganda) dan Zaire ebolavirus pada umumnya terjadi di wilayah barat sampai tengah (Gabon, Republik Demokratik Kongo/Zaire) serta Bundibugyo ebolavirus dilaporkan terjadi hanya di Uganda. Namun, survei serologis terbaru menunjukkan bahwa beberapa spesies virus ini mungkin penyebarannya lebih luas. Antibodi terhadap Zaire ebolavirus telah ditemukan pada primata non manusia dan kelelawar di Afrika tengah. Hewan dengan seropositif juga ditemukan dibeberapa negara seperti Kamerun dimana wabah Ebola hemorrhagic fever belum pernah dilaporkan.

Reston ebolavirus merupakan satu-satunya Filovirus yang endemik di luar Afrika. Virus ini terdapat di Filipina, tetapi wabah telah dilaporkan terjadi di Amerika Serikat dan Italia karena mengimpor primata non manusia dari Filipina dan virus pada kasus ini telah berhasil dimusnahkan (eradikasi). Adapun distribusi wabah Penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola dari tahun 1976-2011 dapat dilihat pada Gambar 1.

Baca juga mengenai: Gejala Klinis Penyakit Ebola

Virus Ebola di Afrika pada manusia menunjukkan mortalitas yang tinggi. Zaire ebolavirus merupakan strain yang paling patogen dengan case fatality rate (CFR) yaitu 59-88%, Sudan ebolavirus memilki CFR  41-65%, Bundibugyo ebolavirus memiliki CFR 36% dan Ivory Coast ebolavirus hanya sekali dilaporkan yaitu pada tahun 1991. Adapun laporan wabah penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola dari tahun 1976-2009 dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1 Laporan wabah penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola dari tahun 1976-2009

Tahun Spesies virus Ebola Negara Jumlah kasus Jumlah kematian
1976 Zaire ebolavirus Zire 318 280 (88%)
1976 Sudan ebolavirus Sudan 284 151 (53%)
1976 Sudan ebolavirus Inggris 1 0 (0%)
1977 Zaire ebolavirus Zaire 1 1 (100%)
1979 Sudan ebolavirus Sudan 34 22 (65%)
1989 Reston ebolavirus USA 0 0 (0%)
1990 Reston ebolavirus USA 4 (asimptomatis) 0 (0%)
1989-1990 Reston ebolavirus Filipina 3 (asimptomatis) 0 (0%)
1992 Reston ebolavirus Itali 0 0 (0%)
1994 Zaire ebolavirus Gabon 52 31 (60%)
1994 Ivory Coast ebolavirus Ivory Coast 1 0 (0%)
1995 Zaire ebolavirus Zaire 315 250 (81%)
1996 (Jan-Apr) Zaire ebolavirus Gabon 37 21 (57%)
1996 (Jul-Jan) Zaire ebolavirus Gabon 60 45 (74%)
1996 Zaire ebolavirus Afrika Selatan 2 1 (50%)
1996 Reston ebolavirus USA 0 0 (0%)
1996 Reston ebolavirus Filipina 0 0 (0%)
2000-2001 Sudan ebolavirus Uganda 425 224 (53%)
2001-2001 (Okt 01-Mar 02) Zaire ebolavirus Gabon 65 53 (82%)
2001-2002 (Okt 01-Mar 02) Zaire ebolavirus Republik Kongo 57 43 (75%)
2002-2003 (Des 02-Apr 03) Zaire ebolavirus Republik Kongo 143 128 (89%)
2003 (Nov-Des) Sudan ebolavirus Republik Kongo 35 29 (83%)
2004 Sudan ebolavirus Sudan 17 7 (41%)
2007 Zaire ebolavirus Republik Kongo 264 187 (71%)

 

Des 2007-Jan 2008 Bundibugyo ebolavirus Uganda 149 37 (25%)
Nov 2008 Reston ebolavirus Filipina 6 (asimptomatis) 0 (0%)
Des 2008-Feb 2009 Zaire ebolavirus Republik Kongo 32 15 (47%)

Baru-baru ini telah dilaporkan terjadi wabah haemorrhagic fever karena virus Ebola di Guinea dan Liberia (Afrika Barat) pada awal Februari 2014. Ini merupakan wabah pertama yang terjadi di Negara tersebut. Kasus pertama dilaporkan di daerah berhutan di selatan-timur Guinea. Pada 7 April 2014, Departemen Kesehatan Guinea melaporkan sebanyak 151 kasus klinis kompatibel dengan virus Ebola serta 54 kasus dikonfirmasi dengan PCR dan hasilnya positif terhadap virus Ebola. Sebanyak 95 pasien dilaporkan meninggal dunia. Daerah tempat terjadinya wabah penyakit Ebola di Guinea yaitu Conakry, Guéckédou, Macenta, Kissidougou, Dabola dan Djingaraye. Kasus penyakit akibat virus Ebola di Liberia dilaporkan sebanyak 21 kasus dan mengakibatkan 10 orang meninggal. Departemen Kesehatan Mali juga melaporkan sebanyak 6 kasus diduga disebabkan oleh virus Ebola pada 7 April 2014 dan dua diantaranya telah diuji dengan hasil negatif terhadap virus Ebola. Empat sampel sisanya yang diduga disebabkan oleh virus Ebola telah dikirim ke CDC dan Institut Pasteur di Dakar untuk dilakukan pengujian. Adapun distribusi dari kasus penyakit Ebola pada 7 April 2014 dapat dilihat pada Gambar 2.

distribusi-kasus-ebola2

Sumber: ECDC 2014

Gambar 1 Distribusi wabah penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola dari tahun 1976-2011

kasus-ebola-7-april-2007

Sumber: WHO 2014

 Gambar 2 Distribusi dari kasus penyakit Ebola pada 7 April 2014

Baca juga mengenai: Epidemiologi Kasus Tuberkulosis

 

 

Sumber:

[CDC] Centers for Disease Control and Prevention. 2009. Ebola Hemorrhagic Fever. US: Department of Health and Human Services.

[CFSPH]  The Center for Food Security and Public Health. 2009. Viral Hemorrhagic Fevers-Ebola and Marburg. Iowa: Iowa  State University.

[ECDC] European Center for Disease Prevention and Control. 2014. Rapid Risk Assessment Outbreak of Ebola Virus Diseases in West Africa. Stockholm: ECDC.

[WHO] World Health Organization, Regional Office for Africa. 2014. Ebola Virus Disease in West Africa (7 April 2014). http://www.afro.who.int/en/clusters-a-programmes/dpc/epidemic-a-pandemic-alert-and-response/outbreak-news/4089-dashboard-ebola-virus-disease-in-west-africa-07-april-2014.html [30 April 2014].

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.
x

Check Also

Wabah Virus Ebola yang Sangat Mematikan di Afrika Barat

Baru-baru ini telah terjadi wabah virus Ebola di Afrika Barat yang mengakibatkan 467 orang meninggal ...