Home » Mikrobiologi (page 2)

Mikrobiologi

Klasifikasi Jamur (Fungi)

Menurut Campbell (1998: 576), kini telah diketahui lebih dari 100 ribu spesies jamur. Selain itu setiap tahunnya para ahli jamur atau ahli Mikologi dapat mengidentifikasi sekitar 1.000 spesies. Kingdom Fungi dikelompokkan menjadi lima divisio, yaitu Chytridiomycota, Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. Pada divisio Chytridiomycota, sporanya memiliki flagela dan disebut zoospora. Divisio Chytridiomycota adalah satu-satunya kelompok jamur yang sporanya memiliki flagela. ...

Read More »

Struktur Tubuh Jamur (Fungi) dan Cara Mendapatkan Makanan

Di sekitar tempat tinggal kita, hidup berbagai jenis jamur (Fungi ). Bahkan, tanpa kita sadari, mungkin ada jamur yang tumbuh di tubuh kalian. Beraneka jenis jamur pun dapat dikonsumsi, contohnya, jamur kuping dan jamur merang. Jamur-jamur tersebut dapat dijadikan sop jamur atau beraneka masakan yang lezat. Selain itu, jamur juga banyak dimanfaatkan untuk bahan membuat obat. Selain dapat dimakan, ada ...

Read More »

Ciri-Ciri Fungi atau Jamur

Pernahkah Anda membiarkan roti tawar selama beberapa hari? Apakah yang terjadi? Anda tentu melihat pada roti tersebut ada bercak-bercak berwarna hitam, bukan? Apakah Anda mengetahui bercak-bercak hitam tersebut sebenarnya adalah Fungi  atau jamur, yaitu Rhizopus stolonifer. Selain itu, pada pembuatan tempe, apakah yang berperan dalam proses peragian/fermentasi sehingga terbentuk ‘tempe’? Fermentasi pada pembuatan tempe dibantu oleh suatu jamur atau cendawan, ...

Read More »

Apa Itu Fungi atau Jamur?

Fungi atau jamur merupakan nama regnum atau kingdom sekelompok makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Kalangan ilmuan juga sering menggunakan istilah cendawan sebagai sinonim bagi Fungi. Sebagian besar anggota dari fungi yaitu kapang, kamir atau ragi dan jamur. Kingdom Fungi atau sehari-hari kita menyebutnya cendawan, memiliki ciri-ciri yang berbeda ...

Read More »

Pengobatan dan Pencegahan Terhadap Infeksi Pseudomonas aeruginosa

  Pseudomonas aeruginosa merupakan flora normal pada tubuh dan tidak akan menimbulkan penyakit selama pertahanan tubuh normal. Oleh sebab itu, upaya untuk mencegah dari infeksi Pseudomonas aeruginosa yaitu dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Apabila pasien telah terinfeksi Pseudomonas aeruginosa, maka diperlukan pengobatan secara tepat. Artikel berikut ini akan membahas mengenai pengobatan dan pencegahan terhadap infeksi Pseudomonas aeruginosa.   Pengobatan Pseudomonas ...

Read More »

Pembentukan Biofilm Oleh Pseudomonas aeruginosa

Biofilm adalah kumpulan sel mikroorganisme khususnya bakteri yang melekat di suatu permukaan dan diselimuti oleh pelekat karbohidrat yang dikeluarkan oleh bakteri tersebut. Kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan seperti saat ketersediaan nutrisi menipis akan memicu Pseudomonas aeruginosa untuk membentuk biofilm. Komunikasi antarsel penting bagi perkembangan dan pemeliharaan biofilm. Pelekatan suatu sel pada suatu permukaan adalah hasil dari sinyal untuk mengekspresikan gen-gen pembentuk ...

Read More »

Gejala klinis dari Infeksi Pseudomonas aeruginosa

  Pseudomonas aeruginosa merupakan patogen oportunistik dan dapat menyebabkan penyakit jika terjadi penurunan sistem pertahanan tubuh. Artikel berikut akan membahas mengenai gejala klinis dari infeksi Pseudomonas aeruginosa. Pseudomonas aeruginosa menimbulkan infeksi pada luka dan luka bakar terutama dengan nanah hijau kebiruan disebabkan pigmen piosianin, meningitis terjadi apabila masuk lewat punksi lumbal dan infeksi saluran kemih apabila masuk bersama kateter dan ...

Read More »

Penyakit yang Ditimbulkan Oleh Pseudomonas aeruginosa

Pseudomonas aeruginosa merupakan patogen oportunistik yang memanfaatkan kerusakan pada mekanisme pertahanan inang untuk memulai suatu infeksi. Bakteri ini dapat menginfeksi hampir setiap jaringan atau lokasi tubuh seperti infeksi saluran kemih, saluran pernafasan, dermatitis, infeksi jaringan lunak, bakterimia, infeksi tulang dan sendi, infeksi saluran pencernaan dan bermacam-macam infeksi sistemik terutama pada penderita luka bakar, kanker dan penderita AIDS yang mengalami penurunan ...

Read More »

Taksonomi dan Karakteristik Pseudomonas aeruginosa

Pseudomonas aeruginosa termasuk dalam kelas Gamma Proteobacteria dan famili Pseudomonadaceae. Berdasarkan pada conserved macromolecules (misalnya 16S ribosomal RNA) famili Pseudomonadaceae mencakup hanya anggota dari genus Pseudomonas yang dibagi menjadi delapan kelompok. Pseudomonas aeruginosa adalah spesies jenis kelompok tersebut yang terdiri dari 12 anggota lain. Adapun taksonomi dan klasifikasi Pseudomonas aeruginosa adalah sebagai berikut: Kingdom                     : Bacteria Fillum                          : Proteobacteria Kelas                            ...

Read More »

Fermentasi Lactococcus lactis pada Kefir

Lactococcus lactis sangat berperan dalam fermentasi kefir terutama pada awal fermentasi. L. lactis mempunyai dua subspesies yang paling banyak digunakan untuk fermentasi kefir yaitu L. Lactis subsp. lactis dan cremoris. L. Lactis subsp. lactis dan cremoris merupakan starter mesofilik pada proses fermentasi kefir dan berperan terutama untuk menghasilkan asam laktat. L. Lactis subsp. lactis dan cremoris menggunakan kurang dari 0.5% ...

Read More »
error: Content is protected !!