Home » Mikrobiologi

Mikrobiologi

Berbagai Jenis Mikroorganisme Kulit

Keberadaan bakteri di kulit tubuh manusia sudah sejak lama diketahui. Gao et al. (2007) melakukan penelitian menggunakan teknik molekular berdasarkan DNA untuk mengumpulkan data dengan akurasi tinggi. Ternyata dengan metode tersebut terdapat 8 % bakteri baru yang diidentifikasi. Gao et al. (2007) menemukan 182 spesies bakteri pada kulit manusia (Gambar 1). Beberapa spesies bakteri tersebut biasa ditemukan pada kulit manusia ...

Read More »

Mengenal Bakteri Yersinia spp.

Yersinia spp. adalah bakteri gram negatif yang berbentuk coccobacill, non-motil, tidak membentuk spora, anaerobic fakultatif dan dapat memfermentasikan laktosa. Pergerakan dari bakteri ini hanya mengandalkan dari pergerakan cairan dan makanan dalam saluran pencernaan, karena tidak memiliki flagela. Yersina spp. dapat menyebabkan disentri pada hewan ataupun manusia pada saat ketahanan tubuh lemah dan jumlah bakteri dalam saluran pencernaan meningkat, hal ini ...

Read More »

Sifat dan Karakteristik Enterobacter aerogenes

Enterobacter aerogenes merupakan bakteri gram negative yang berbentuk bacill, dapat tumbuh pada media Mac Conkey, menghasilkan fibrin pada uji KOH 3%, memiliki flagel yang membantu pergerakan bakteri pada media Indol, dapat memfermentasikan glukosa, laktosa, maltosa dan manosa. Adapun taksonomi dari Enterobacter aerogenes yaitu sebagai berikut: Kingdom              : Bacteria Phylum                 : Proteobacteria Class                      : Gamma Proteobacteria Order                    : Enterobacteriales Family                   ...

Read More »

Pembusukan Oleh Alcaligenes spp. pada Ikan

Ikan yang dipanen dari air tawar maupun air laut sangat rentan terhadap pembusukan melalui autolisis oleh aktivitas enzim, oksidasi asam lemak tak jenuh dan pertumbuhan mikroorganisme. Hidrolisis protein oleh enzim autolitik (proteinase) dominan pada ikan dan oksidasi asam lemak tak jenuh juga tinggi dalam lemak ikan. Pembusukan oleh mikroorganisme ditentukan oleh jenis mikroorganisme, jumlah dari mikroorganisme tersebut, lingkungan ikan, jenis ...

Read More »

Pembusukan Oleh Alcaligenes spp. pada Telur

Telur mengandung protein tinggi yang sangat baik bagi tubuh manusia. Kuning telur mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan serta mineral seperti besi, fosfor, sedikit kalsium dan vitamin B kompleks. Sebagian protein (50%) dan semua lemak terdapat pada kuning telur. Telur memiliki beberapa parameter intrinsik yang membantu melindungi kuning telur yang kaya akan nutrisi dari serangan mikroba. Termasuk kulit dan selaput ...

Read More »

Pembusukan Oleh Alcaligenes spp. pada Daging

  Keberadaan bakteri pembusukan pada daging ditentukan oleh ketersediaan nutrisi, ketersediaan oksigen, penyimpanan suhu, pH, waktu penyimpanan produk dan waktu generasi mikroorganisme berada pada lingkungan tertentu. Daging post rigor kaya senyawa non protein nitrogen (NPN) (13 mg/g, asam amino dan kreatine), peptida dan protein, tetapi mengandung konsentrasi rendah karbohidrat (1,3 mg/g, glikogen, glukosa-6-fosfat) dengan pH 5.5 dan aw lebih dari ...

Read More »

Pembusukan Oleh Alcaligenes spp. pada Susu dan Produk Olahan Susu

Susu mengandung nutrisi lengkap dan kompleks seperti protein, lemak, karbohidrat, kalium, kalsium, fosfor, besi dan vitamin. Nutrisi lengkap yang dimiliki susu membuat susu merupakan salah satu bahan yang disukai mikroorganisme untuk berkembang. Lemak susu tersusun dari trigliserida yang merupakan gabungan gliserol dan asam-asam lemak. Lemak susu terdapat 60 – 75% lemak yang bersifat jenuh, 25 – 30% lemak yang bersifat tak ...

Read More »

Alcaligenes spp. Sebagai Bakteri Pembusuk pada Pangan Asal Hewan

Alcaligenes spp. merupakan bakteri yang bersifat psikrotrof dimana dapat tumbuh pada suhu minimum -5 – +5 °C, suhu optimum 25 – 30 °C dan suhu maksimum 30 – 35 °C. Bakteri ini berperan besar dalam pembusukan pangan asal hewan yang disimpan pada suhu dingin serta penyebab pembusukan pangan yang kaya protein. Alcaligenes spp. bersifat proteolitik, lipolitik dan menghasilkan lendir pada ...

Read More »

Karakteristik dan Habitat Alcaligenes spp.

Alcaligenes spp. merupakan bakteri gram negatif, motil, berbentuk batang pendek atau coccobacilli, berukuran lebar 0.5 – 1.0 μm dengan panjang 0.5 – 2.6 μm serta susunan selnya soliter (Gambar 1). Karakteristik koloni bakteri ini mengkilat kekuningan dan halus (smooth) (Gambar 2). Alcaligenes spp. merupakan bakteri yang bersifat psikrotrof dimana dapat tumbuh pada suhu minimum -5 – +5 °C, suhu optimum ...

Read More »

Taksonomi dari Alcaligenes spp.

Alcaligenes spp. merupakan salah satu bakteri yang berperan penting dalam keamanan pangan (food safety). Alcaligenes spp. merupakan bakteri pembusuk yang berperan besar pada bahan pangan yang disimpan dingin (psikotrof) dan penyebab pembusukan pangan yang kaya protein. Alcaligenes spp. dapat tumbuh pada suhu minimum -5 – +5 °C, suhu optimum 25 – 30 °C dan suhu maksimum 30 – 35 °C. ...

Read More »
error: Content is protected !!