Home » Info & Tips » Cara Menyimpan Bahan Makanan Hewani yang Benar di Kulkas

Cara Menyimpan Bahan Makanan Hewani yang Benar di Kulkas

simpan-daging-di-kulkas

Cara Menyimpan daging di kulkas

Bahan makanan hewani  seperti (daging, ikan dan Seafood) merupakan bahan makanan yang mudah sekali rusak (perishable food) dan mudah untuk terkontaminasi bakteri. Selain itu, bahan makanan hewani merupakan bahan makanan yang berpotensi mengandung bahaya. Bahaya yang mungkin dapat ditemukan pada daging yaitu: 1.)Bahaya biologis seperti bakteri, kapang, kamir, virus dan parasit; 2.)Bahaya kimia seperti residu antibiotika, residu hormon, cemaran logam berat; dan 3.)Bahaya fisik seperti serpihan pecahan kaca, pasir, batu dan serpihan tulang. Oleh karena itu, perlu diperhatikan cara penyimpanan bahan makanan hewani secara benar serta penanganannya harus dilakukan secara higienis. Berikut ini akan dibahas mengenai cara menyimpan bahan makanan hewani yang benar di kulkas agar bahan makanan hewani tersebut dapat bertahan lama dan terjaga  kualitasnya serta pertumbuhan mikroba pada daging akan dihambat.

Salah satu penanganan bahan makanan hewani secara benar yaitu ditangani dan disimpan pada suhu dingin di bawah 4 0C. Daging merupakan salah satu bahan makanan hewani  yang pendinginannya dilakukan untuk menurunkan suhu menjadi di bawah 7 0C dan di atas titik beku daging (-1,5 0C). Tujuan dari pendinginan pada bahan makanan hewani yaitu untuk mempertahankan kesegaran bahan makanan hewani, memperpanjang masa simpannya, memberikan bentuk atau tekstur nya yang lebih baik, dan mengurangi kehilangan bobot pada daging. Pertumbuhan mikroorganisme yang terdapat pada bahan makanan hewani  akan dihambat oleh pendinginan serta aktivitas enzim-enzim dalam daging dan reaksi-reaksi kimia juga akan dihambat. Selain dengan pendinginan, bahan makanan hewani  juga dapat disimpan dengan cara dibekukan (pembekuan) agar masa simpannya lebih lama lagi. Daging segar yang disimpan di kulkas pada bagian chiller (pendinginan) dengan suhu -1 sampai 1 0C  atau suhu dibawah 4 0C dapat bertahan selama 1-2 hari. Apabila daging tidak digunakan dalam 2 hari, sebaiknya daging dibekukan (disimpan di freezer) pada suhu -18 sampai -23 0C yang dapat bertahan sampai 3 bulan atau pada suhu -29 0C yang dapat bertahan lebih dari 12 bulan. Lamanya ketahanan bahan makanan hewani  di kulkas lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 1. Adapun cara menyimpan bahan makanan hewani  yang benar di kulkas yaitu sebagai berikut:

 

Daging Ayam

  1. Setelah dipotong segera pisahkan antara daging dan jeroan, kemudian cuci bersih di bawah air mengalir.
  2. Pastikan tidak ada bulu ayam yang masih menempel.
  3. Setelah bersih tiriskan kemudian masukkan ke dalam wadah dan tutup rapat agar tidak tercampur dengan bahan lain.
  4. Daging ayam potong bertahan 1-2 hari dalam kulkas (chiller) dan tahan sampai  9 bulan dalam freezer.
  5. Daging ayam yang telah dimasak hanya bertahan 3-4 hari di kulkas (chiller) dan 6 bulan jika disimpan dalam freezer.

 

Daging sapi

  1. Daging sapi penanganannya berbeda dengan daging ayam. Daging sapi sebaiknya tidak dicuci dulu sebelm disimpan karena akan mempengaruhi teksturnya setelah dimasak nanti yaitu terasa alot.
  2. Akan tetapi, jika memang terlihat kotor sebaiknya dicuci dengan cara didihkan air dalam panci, setelah mendidih masukkan daging sapi sebentar kemudian angkat, tiriskan dan simpan dalam wadah. Hal ini akan membersihkan dan membunuh bakteri yang ada pada daging sapi.
  3. Daging sapi mentah dapat bertahan 1-2 hari dalam kulkas (chiller). Untuk penyimpanan dalam freezer, ketahanannya bisa mencapai 4-6 bulan.
  4. Daging kambing memiliki daya tahan 1-2 hari dalam kulkas (chiller) dan apabila ditempatkan dalam freezer, daging ini dapat bertahan sampai 6-9 bulan.

 

Seafood

  1. Seafood seperti udang, cumi, kerang, dll sebaiknya langsung dimasak. Jika hendak disimpan, cuci bersih seafood kemudian masukkan ke dalam wadah tertutup.
  2. Jangan biarkan menyimpan seafood dalam wadah terbuka karena akan mengubah warna, tekstur dan rasa seafood
  3. Seafood memiliki daya tahan 1-2 hari di dalam kulkas (chiller), tetapi jika di dalam frezeer bisa bertahan 3-6 bulan.

 

Ikan

  1. Ikan sebaiknya tidak disimpan tetapi langsung dimasak, karena jika disimpan terlalu lama akan membuat tektur ikan menjadi lembek.
  2. Apabila ikan hendak disimpan, maka cuci bersih ikan dari insang dan sisik, kemudian bilas dengan air mengalir sampai bersih dan tiriskan serta taburi dengan garam. Simpanlah ikan dalam wadah plastik yang sudah diisi es batu.
  3. Anda juga dapat menambahkan jeruk untuk mengurangi aroma amis pada beberapa jenis ikan. Selain itu, dapat juga diberikan taburan bawang putih yang dicincang pada ikan kemudian simpan di dalam freezer.
  4. Simpan ikan mentah seperti jenis mujahir, bawal, lele dan sebagainya ke dalam freezer, sedangkan ikan jenis tongkol dan tuna dapat disimpan di kulkas non-freezer.
  5. Disarankan jangan menyimpan ikan lebih dari 3 hari.
  6. Agar rasa dan aroma tetap terjaga, hindarkan menyimpan ikan berdekatan dengan makanan matang serta manis seperti es krim, puding, biskuit dan sebagainya terutama yang tidak tertutup.

Lamanya ketahanan bahan makanan hewani  di kulkas

Jenis daging Disimpan di non-freezer Disimpan di Freezer
Daging ayam 1-2 hari 9 bulan
Daging ayam yang telah dimasak 3-4 hari 4 bulan
Daging sapi 1-2 hari 4-6 bulan
Daging kambing 1-2 hari 6-9 bulan
Jeroan ayam 1-2 hari 3-4 bulan
Daging cincang 1-2 hari 3-4 bulan
Daging panggang 3-5 hari 4-12 bulan
Ikan 1-2 hari 1-2 bulan
Seafood 1-2 hari 3-6 bulan

 

Tabel di atas hanyalah perkiraan, hasil sebenarnya tergantung dari kualitas bahan makanan hewani dan bagaimana cara penyimpanan bahan makanan hewani tersebut .

Bahan makanan hewani yang anda masukkan harus dalam kondisi baik, jika ada yang terlihat kualitasnya menurun maka lebih baik segera dimasak saja. Untuk mendapatkan daging yang benar-benar bagus, berbelanjalah di tempat yang terpercaya.

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.

x

Check Also

Pembusukan Oleh Alcaligenes spp. pada Ikan

Ikan yang dipanen dari air tawar maupun air laut sangat rentan terhadap pembusukan melalui autolisis ...

error: Content is protected !!