Home » Author Archives: Debby Fadhilah (page 2)

Author Archives: Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.

Mengenal Penyakit Feline Viral Rhinotracheitis pada Kucing dan Cara Mengatasinya

Agen Penyebab Penyakit Feline Viral Rhinotracheitis (FVR) yang disebabkan oleh virus FHV-1 yang merupakan virus herpes dan terdiri dari DNA dengan masa inkubasi 2 – 4 hari. Biasanya penyakit berlangsung selama 10 – 14 hari. Virus menyerang selaput lendir pernafasan atas, konjungtiva dan saluran kelamin. Sekat rongga hidung dengan turbinata (tulang rawan hidung), batang tenggorokan dan konjungtiva mengalami nekrosis (kerusakan ...

Read More »

Apa Itu Kista Folikuler dan Bagaimana Penanganannya

Kista merupakan salah satu kelainan yang dapat terjadi pada ovarium. Terdapat dua jenis kista yang sering diderita hewan betina yaitu kista folikuler dan kista luteal. Ciri-ciri kista foluikuler adalah dinding tipis, terisi cairan, dan berdiameter >25 mm. Apabila ditemukan kista foluikuler di ovarium maka hewan tersebut didiagnosa menderita nymphomania (ingin kawin terus). Estrus biasanya tetap terjadi pada kasus kista folikuler ...

Read More »

Corpus Luteum Persisten dan Cara Penanganannya

Corpus luteum persisten (CLP) merupakan suatu keadaan dimana corpus luteum tidak mengalami regresi dan tetap tinggal di ovarium dalam jangka waktu yang lama (>1 siklus birahi) meskipun hewan tidak bunting. Disebut persisten karena corpus luteum tetap besar ukurannya dan tetap berfungsi menghasilkan progesteron dalam waktu yang lama. Hormon progesteron berfungsi untuk mempertahankan kebuntingan, sehingga adanya progesteron akan menghambat pematangan folikel, ...

Read More »

Berbagai Jenis Mikroorganisme Kulit

Keberadaan bakteri di kulit tubuh manusia sudah sejak lama diketahui. Gao et al. (2007) melakukan penelitian menggunakan teknik molekular berdasarkan DNA untuk mengumpulkan data dengan akurasi tinggi. Ternyata dengan metode tersebut terdapat 8 % bakteri baru yang diidentifikasi. Gao et al. (2007) menemukan 182 spesies bakteri pada kulit manusia (Gambar 1). Beberapa spesies bakteri tersebut biasa ditemukan pada kulit manusia ...

Read More »

Arti Penting Mencuci Tangan

Cuci tangan merupakan kegiatan membersihkan tangan menggunakan air dan dengan atau tanpa sabun untuk menghilangkan kotoran serta mikroorganisme dalam rangka menjaga kesehatan diri. Cuci tangan sebaiknya dipandang sebagai suatu keharusan bahkan bagian dari penegakan disiplin dalam diri. Gaya hidup mencuci tangan setelah dari kamar mandi, bahkan sebelum dan sesudah makan, sebaiknya diterapkan sebagai kebiasaan hidup sehari-hari. Makin merebaknya berbagai kasus ...

Read More »

5 Manfaat Susu Fermentasi Bagi Kesehatan

Susu fermentasi merupakan salah satu produk olahan susu, yang diperoleh melalui proses fermentasi mikroorganisme tertentu sehingga dihasilkan susu asam.  Proses fermentasi yang berlangsung dapat melibatkan mikroorganisme tunggal maupun campuran dari spesies bakteri ataupun khamir. Fermentasi yang terjadi mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat. Namun, ada beberapa jenis susu fermentasi lain juga melibatkan fermentasi alkohol. Mikroorganisme yang digunakan dalam susu ...

Read More »

5 Jenis Susu Fermentasi Cair yang Bermanfaat Bagi Kesehatan

Susu fermentasi merupakan salah satu produk olahan susu, yang diperoleh melalui proses fermentasi mikroorganisme tertentu sehingga dihasilkan susu asam.  Proses fermentasi yang berlangsung dapat melibatkan mikroorganisme tunggal maupun campuran dari spesies bakteri ataupun khamir. Fermentasi yang terjadi mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat. Namun, ada beberapa jenis susu fermentasi lain juga melibatkan fermentasi alkohol. Terdapat berbagai jenis susu fermentasi ...

Read More »

Pengertian dan Perubahan Histopatologi Inflamasi

Inflamasi (peradangan) merupakan suatu respon pertahanan jaringan yang rusak dan terjadi pada semua vetebrata. Respon inflamasi pada hewan tingkat tinggi ditandai dengan color, rubor, tumor, dolore dan function laeso (panas, merah, bengkak, sakit dan kehilangan fungsi). Perubahan yang terjadi pada inflmasi ditandai dengan: Vasodilatasi pembuluh darah lokal yang mengakibatkan terjadinya aliran darah setempat yang berlebihan Kenaikan permeabilitas kapiler disertai dengan ...

Read More »

Pengertian dan Perubahan Histopatologi Nekrosa

Nekrosa merupakan jenis kematian sel ireversibel (permanen) yang terjadi ketika terdapat cidera berat atau lama hingga suatu saat sel tidak dapat beradaptasi atau memperbaiki dirinya sendiri. Saat sel mati (nekrosa), terjadi perubahan secara kimiawi sehingga jaringan hidup yang terdapat di sebelahnya memberikan respon terhadap perubahan-perubahan tersebut dan menimbulkan reaksi peradangan akut. Pada peradangan akut, terjadi pengiriman leukosit ke daerah tersebut ...

Read More »

Struktur dan Morfologi Eimeria tenella

Eimeria tenella merupakan protozoa dengan ookista yang lebar berbentuk ovoid dan bersporulasi dalam 48 jam setelah infeksi. Ukuran ookista Eimeria tenella sangat bervariasi, panjang berkisar antara 19,5μ-26μ, lebar 16,5μ-22,8μ dengan rata-rata panjang 22,6μ dan lebar 19,0μ. Coccidia yang sebenarnya sebagian besar termasuk dalam subordo Eimeriorina. Ookista memiliki dinding yang dilapisi oleh satu atau dua lapis selaput. Ookista memiliki mikropil, yang ...

Read More »
error: Content is protected !!