Home » Info & Tips » 10 Tanda-Tanda Kucing Bunting atau Mengandung

10 Tanda-Tanda Kucing Bunting atau Mengandung

Masa kebuntingan atau masa kehamilan untuk kucing domestik dan persia, biasanya antara 60-67 hari (atau 9 minggu), namun juga dapat berlangsung hingga 70 hari. Kucing yang bunting atau mengandung akan mulai menunjukkan tanda-tanda fisik dan perubahan perilaku segera setelahnya. Cara terbaik untuk mengetahuinya secara pasti tentu saja adalah dengan membawa kucing anda ke dokter hewan. Namun, jika anda tahu cara untuk mengetahui perubahan-perubahan tersebut, hal itu bisa membantu anda untuk menentukan apakah kucing anda benar-benar bunting. Berbeda dengan kita, belum ada tes kehamilan yang tersedia bagi kucing untuk menentukan kehamilan pada kucing secara cepat. Agar dapat membantu anda untuk mengetahui tanda-tanda kucing bunting berikut ini akan dijelaskan 10 tanda-tanda kucing bunting atau mengandung.

Perlu anda ketahui, bahwa kucing betina mungkin mampu bunting atau mengandung pada usia empat bulan, namun ini sangat tidak direkomendasikan. Usia yang direkomendasikan untuk kucing bunting adalah di usia 12 bulan. Namun, jika anda tidak berencana untuk mengembang biakannya (sebagai breeder) sebaiknya kucing harus disterilkan. Musim kawin bagi kucing dimulai ketika cuaca mulai menghangat, biasanya September-April di belahan bumi selatan dan Februari-September di belahan bumi utara.

10 Tanda-tanda kucing bunting atau mengandung antara lain sebagai berikut:

A.Tanda-tanda fisik

  1. Sekitar 15-18 hari kebuntingan, puting susu kucing betina akan berubah menjadi merah dan membesar, hal ini dikenal sebagai “pinking up”. Payudaranya mungkin akan membesar, dan air susu mungkin akan keluar dari dalamnya terutama menjelang akhir masa kebuntingan. Perlu diperhatikan, puting yang membesar juga merupakan tanda-tanda birahi, jadi ingatlah bahwa pembesaran puting bukan hanya tanda kehamilan.

    Puting susu kucing betina bunting akan berubah menjadi merah dan membesar

  2. Jika diamati dari ujung kepala hingga ekornya, punggung kucing yang bunting akan tampak melengkung, dengan bagian perut yang sedikit membulat dan menggembung. Biasanya hal ini jelas terlihat pada akhir masa kebuntingan.

    Perubahan fisik pada kucing bunting

  3. Perutnya akan menjadi terasa lebih besar dalam tiga minggu kebuntingan.
  4. Sekitar tiga minggu kebuntingan, dokter hewan akan dapat melakukan USG pada kucing untuk memastikan apakah kucing bunting.
  5. Kucing bunting biasanya rambutnya mudah rontok dan sedikit agak menipis. Kerontokan rambut pada kucing bunting disebabkan karena meningkatnya hormon kulit yang menyebabkan kulit mereka berminyak. Namun kerontokan itu tidak akan berlangsung lama, mungkin sekitar 1 atau sampai 2 minggu lamanya.

B.Perubahan perilaku

  1. Beberapa kucing bunting mungkin mengalami morning sickness (mual-mual di pagi hari) di awal kebuntingan, termasuk kurang tertarik pada makanan dan terkadang muntah.
  2. Nafsu makan kucing akan meningkat, terutama setelah masa kebuntingan berlanjut. Ini biasanya dimulai sekitar minggu ketiga kebuntingan, karena kebutuhan gizi kucing bunting akan meningkat.
  3. Kita mungkin akan melihat perubahan perilaku pada kucing. Kucing akan menjadi lebih lembut, penuh kasih sayang, suka cari perhatian dan lebih banyak beristirahat atau tidur lebih lama.

    Kucing bunting akan lebih suka tidur dan lebih banyak beristirahat

  4. Berhentinya siklus birahi secara tiba-tiba
    Siklus birahi (siklus estrus) kucing tergantung berbagai hal, salah satunya adalah musim. Di Indonesia yang merupakan negara tropis, siklus estrus kucing tidak banyak  dipengaruhi oleh musim. Rata-rata panjang satu siklus estrus kucing sekitar 1-1,2 bulan. Waktu birahi (estrus) berlangsung sekitar 7 hari. Bila setelah dikawinkan, birahi kucing berhenti secara tiba-tiba dan tidak minta kawin lagi, kemungkinan besar kebuntingan terjadi.
  5. Beberapa hari sebelum melahirkan, kucing akan mulai menunjukkan perilaku bersarang saat menyiapkan kelahiran bayinya. Biasanya kucing akan bersarang di tempat yang hangat dan tenang seperti di lemari atau di bawah furnitur. Kucing mungkin akan menjauh ke tempat yang sepi seperi lemari dan mulai menata handuk, selimut, atau kain lainnya sebagai tempat melahirkan anak-anaknya.

    Kucing bunting menunjukkan perilaku bersarang terutama beberapa hari sebelum melahirkan

Kucing yang sedang bunting membutuhkan banyak perawatan ekstra. Sebaiknya, pastikan kucing selalu merasa tenang dan nyaman serta tidak stress. Kita harus rajin menjaga bak pasirnya agar tetap bersih, jika kita memiliki bak pasir yang sisinya tinggi, mungkin sebaiknya diganti dengan bak pasir yang sisinya lebih rendah, terutama pada akhir masa kebuntingan. Kebutuhan nutrisi untuk kucing harus terpenuhi dan jika perlu memberikan makanan khusus untuk kucing dalam kondisi bunting. Nutrisi yang dibutuhkan kucing bunting yaitu harus mengandung magnesium dan kalsium, magnesium berfungsi untuk mengharmonisasikan metabolisme kucing dan saat bunting kandungan kalsium induk kucing akan berkurang, sehingga mereka membutuhkan makanan berkalsium untuk menyeimbangkan hal tersebut. Selain itu, selalu sediakan air minum yang segar dan bersih setiap saat.

Idealnya, kucing harus diperiksa oleh dokter hewan sebelum ia kawin, dia harus berada dalam kondisi sehat, bebas dari jamur, kutu dan parasit lainnya, serta vaksinasinya harus sudah lengkap. Apabila  kita melihat tanda-tanda kucing bunting, sebaiknya tetap dibawa ke dokter hewan untuk memastikan bahwa kucing dalam keadaan sehat dan baik.

About Debby Fadhilah

Keahlian saya dibidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat (penyakit zoonotik) serta dibidang higiene pangan dan keamanan pangan (food safety) terutama pangan asal hewan. Saya juga sebagai Tenaga Ahli untuk pangan di PT. ASRInternasional Indonesia.
x

Check Also

Kenali Tanda-Tanda Kucing Birahi (Estrus)

Apabila anda menginginkan kucing kesayangan anda bunting, tentunya anda harus tahu tanda-tanda kucing birahi/estrus (siap ...